Tres Cocos Canyons (★4.5)
Tepat di luar potongan Tres Cocos, Tres Cocos Canyons adalah lokasi penyelaman tingkat pemula. Terdapat bola tambat dan arus jika ada biasanya sangat ringan dan berasal dari utara.
Menyelam di Pantai Timur Ambergris menawarkan petualangan laut yang mendebarkan, menjadikannya destinasi yang wajib dikunjungi oleh para penggemar. Pantai timur Ambergris Caye memiliki lebih dari 40 situs selam yang semarak, yang masing-masing menyuguhkan lanskap bawah laut yang unik. Meskipun menyelam dari pantai bukanlah pilihan, lokasi-lokasi tersebut hanya berjarak beberapa menit dengan perahu cepat, memastikan akses mudah ke surga bawah laut ini.
Daerah ini terkenal dengan terumbu karang taji dan alurnya, keajaiban geologi dimana taman karang tumbuh subur di samping ngarai yang dalam dan lorong-lorong renang. Situs-situs ini, seperti Palmero Canyon dan Mexico Canyons, penuh dengan kehidupan laut, mulai dari ikan tropis yang berwarna-warni hingga ikan pari elang yang sesekali melintas. Pengunjung musiman juga dapat melihat hiu perawat atau penyu megah yang menghiasi perairan ini.
Penyelam dapat menjelajahi berbagai lingkungan, termasuk lorong-lorong bawah laut yang rumit dan rataan pasir yang menjadikan setiap penyelaman sebagai penjelajahan tersendiri. Baik di atas kapal maupun di atas kapal, setiap penyelaman menjanjikan penemuan baru, membawa anda lebih dekat ke jantung Laut Karibia yang semarak. Ambergris Eastern Shore adalah harta karun bagi mereka yang mencari petualangan dan ketenangan di bawah ombak.
Pantai Timur Ambergris adalah surga bagi para penggemar selam, yang menawarkan beragam pengalaman bawah air. Penyelaman bangkai kapal yang terkenal termasuk Great Blue Hole, yang terkenal dengan bentuknya yang melingkar dan kedalamannya yang dramatis, penuh dengan stalaktit dan hiu terumbu karang. Cagar Alam Laut Hol Chan menawarkan penyelaman pantai yang populer, dimana para perenang snorkel dan penyelam dapat menjumpai taman karang yang semarak dan beragam kehidupan laut, termasuk belut moray hijau yang penuh rasa ingin tahu.
Bagi mereka yang tertarik dengan aktivitas bawah air yang unik, penyelaman malam hari akan menyingkap dunia yang berbeda, dimana makhluk bioluminescent menerangi kedalaman. Fenomena musiman, seperti pemijahan ikan kerapu, menawarkan pemandangan yang menawan. Ambergris memberikan keseimbangan antara penyelaman pantai yang dapat diakses oleh wisatawan biasa dan pilihan liveaboard bagi mereka yang mencari petualangan yang lebih lama. Keanekaragaman hayati yang kaya dan peluang menyelam yang beragam di kawasan ini menjadikannya destinasi yang wajib dikunjungi oleh para pelancong selam.
Pantai Timur Ambergris, yang terkenal dengan kehidupan lautnya yang semarak, menjadi rumah bagi berbagai ikan terumbu karang yang umum, termasuk ikan kakatua, angelfish, dan butterflyfish. Spesies ini melimpah sepanjang tahun, menjadikannya pemandangan biasa bagi para penyelam yang menjelajahi terumbu karang yang berwarna-warni. Kerapu dan kakap juga menghuni kawasan ini, menambah kekayaan keanekaragaman hayati bawah laut.
Sorotan musiman meliputi kedatangan hiu perawat dan pari elang tutul, yang biasanya terlihat dari bulan Mei hingga September. Spesies yang lebih besar ini lebih sering terlihat di dekat terumbu karang dan area dasar berpasir, dimana para penyelam juga berkesempatan melihat penyu sisik dan penyu hijau. Kemungkinan bertemu dengan makhluk-makhluk agung ini meningkat selama musim kawin mereka, memberikan pengalaman tak terlupakan bagi para penggemar bahari.
Penampakan Satwa Liar Berdasarkan Konten Buatan Pengguna
Pantai Timur Ambergris menawarkan kesempatan menyelam sepanjang tahun, dengan kondisi yang sedikit berbeda pada setiap musim. Suhu air biasanya berkisar antara 26°C-29°C/79°F-84°F, sehingga memberikan kondisi menyelam yang nyaman setiap saat. Jarak pandang umumnya sangat baik, sering kali melebihi 30 meter / 98 kaki, memungkinkan penyelam untuk sepenuhnya menghargai kehidupan laut yang semarak dan terumbu karang.
Faktor cuaca seperti angin dan arus dapat mempengaruhi penyelaman, terutama dari bulan November hingga Februari, ketika angin utara dapat membawa suhu yang lebih dingin dan laut yang lebih ganas. Namun, kondisi ini biasanya dapat diatasi, dan penyelaman tetap dapat dilakukan sepanjang tahun. Periode yang paling baik untuk menyelam adalah dari bulan Maret hingga Oktober, ketika laut lebih tenang dan cuaca lebih dapat diprediksi.