AMBON DIVE EXPLORE
Jl. Sultan Khairun Djamil, 97236 Ambon, MA - IDN
Di Indonesia Timur terdapat Ambon, sebuah pulau di Maluku yang dulu terkenal karena perannya dalam perdagangan rempah-rempah. Saat ini, Ambon telah menjadi terkenal di dunia karena memiliki beberapa penyelaman muck diving terbaik di planet ini. Bersaing dengan situs pasir hitam berlumpur di Lembeh, penemuan ikan kodok psikedelik, yang hanya ditemukan di Teluk Ambon, telah membedakan kedua lokasi tersebut. Selain psychedelic frogfish, ikan kalajengking Ambon yang langka dan ikan pipa hantu Halimeda juga dapat ditemukan di daerah ini jika anda cukup jeli untuk melihatnya!
Cari makhluk aneh dan aneh dari pantai utara di Teluk Ambon atau beristirahat sejenak dari berburu makhluk dan pergilah ke pantai selatan untuk menjelajahi gua dan terumbu karang. Menyelam di Ambon sangat cocok untuk penyelam pemula, dimana kondisi yang tenang berarti penyelaman yang mudah, sementara fotografer bawah air yang bercita-cita tinggi dapat mengikuti kursus menyelam fotografi makro.
Scuba diving di Ambon dapat dilakukan dari beberapa resor selam dan pusat selam, namun sebagian besar pengunjung memutuskan untuk menyelami perairan dengan menggunakan liveaboard. Dengan cara ini, penyelam dapat menikmati menyelam di wilayah Ambon dan Kepulauan Banda yang luar biasa, di mana lokasi yang tersapu arus, cetacea, dan kelimpahan ikan yang mencengangkan menanti.
Laha, located in Ambon Bay, is renowned for its rich macro marine life. Divers can encounter frogfish, shrimpfish, and mandarin fish. The site is suitable for scuba diving at an easy adventure level. Special features include a sandy slope and a jetty with diverse marine life.
Notable for the rare weedy rhinopia, Rhino City offers a fascinating dive on a sandy slope. Divers often see anemones with shrimp and porcelain crabs. Suitable for advanced scuba divers, this site features unique creatures like black razor shrimp. No freediving is recommended here.
Located in southern Ambon Bay, Silale is ideal for observing nudibranchs, various frogfish, and the elusive ghost pipefish. This dive site caters to both scuba and freediving at an easy level. The area's rubble slope makes it perfect for macro photography.
This wreck dive features the sunken cargo ship, SS Duke of Sparta. Advanced scuba divers can explore the cargo compartments and swim-throughs. Found in deep waters, the wreck is now home to thriving corals, offering a technical diving experience.
Pintu Kota, or 'Gate of the City,' boasts underwater arches with excellent visibility. Scuba divers can enjoy exploring the vibrant reef fish. The site is suitable for both scuba and freediving at an intermediate level, with its unique underwater formations making it a must-visit.
Scuba diving di Ambon dapat dilakukan sepanjang tahun karena pulau ini - terutama Teluk Ambon, tempat Anda akan menghabiskan waktu berburu 'hal-hal kecil' - lebih terlindung daripada daerah lain di Laut Banda, sehingga lokasi penyelaman biasanya tenang meskipun musimnya tidak sama. Pada musim hujan, pada bulan Juni, Juli, dan Agustus, beberapa center penyelaman tutup karena hujan lebat yang mengganggu wisatawan selam, yang berarti kapal-kapal liveaboard jarang berkunjung pada waktu ini.
Jarak pandang jarang melebihi 20 meter/66 kaki di Ambon, dimana makhluk laut tumbuh subur dalam kondisi keruh, meskipun selama musim kemarau dari bulan April hingga Oktober, curah hujan berkurang dan kemungkinan jarak pandang yang lebih baik. Selain beberapa bulan di musim hujan, suhu di Ambon cukup stabil sepanjang tahun dengan suhu rata-rata 27°C/81°F.