Kepulauan Havelock dan Neil
Pulau Havelock di selatan Kepulauan Andaman menawarkan tempat menyelam yang luar biasa.
Kepulauan Andaman dan Nicobar menawarkan pengalaman menyelam yang unik, yang ditandai dengan perairan yang masih asli, kehidupan laut yang beragam, dan pemandangan bawah laut yang menakjubkan. Terletak di Teluk Benggala, pulau-pulau ini merupakan surga bagi para penyelam, dengan berbagai lokasi penyelaman di sekitar Pulau Havelock dan Neil. Terumbu karang yang semarak merupakan rumah bagi sejumlah besar spesies laut, mulai dari pari manta yang megah hingga lumba-lumba yang ceria dan ikan karang yang berwarna-warni. Dengan berbagai lingkungan seperti dinding dramatis dan taman karang, penyelam dapat menjelajahi dunia bawah laut dengan segala kemegahannya.
Salah satu aspek yang paling menarik dari menyelam di Andaman adalah kesempatan untuk menyelam di tengah-tengah ekosistem yang terpelihara dengan baik. Perairan yang jernih dan hangat memberikan jarak pandang yang sangat baik, sehingga ideal untuk penyelam pemula dan berpengalaman. Apakah anda lebih suka menyelam di pantai atau petualangan liveaboard, selalu ada sesuatu untuk semua orang. Fitur musiman seperti laut yang tenang dari bulan Desember hingga Mei meningkatkan pengalaman, menawarkan penjelajahan tanpa gangguan di surga bawah laut ini. Pulau-pulau ini tidak hanya menawarkan permadani kehidupan laut yang kaya, tetapi juga hubungan dengan salah satu budaya asli yang paling menarik dan dilindungi di dunia, membuat setiap perjalanan menyelam menjadi lebih kaya dan berkesan.
Kepulauan Andaman dan Nicobar menawarkan banyak sekali lokasi penyelaman yang memukau, yang masing-masing memberikan pengalaman bawah air yang unik bagi penyelam pemula dan berpengalaman. Salah satu situs selam yang terkenal adalah "MV Mars," bangkai kapal karam yang menarik, yang terkenal dengan kehidupan lautnya yang semarak dan intrik sejarahnya. Penyelaman ini cocok bagi mereka yang senang menjelajahi sisa-sisa kapal karam, menyaksikan bagaimana alam mereklamasi mereka. Penyelaman pantai di sekitar Pulau Havelock, seperti Pantai Gajah, terkenal dengan taman karang yang dapat diakses yang dipenuhi ikan berwarna-warni dan makhluk laut lainnya. Kepulauan ini juga menawarkan pengalaman unik seperti penyelaman malam hari, dimana penyelam dapat mengamati plankton bercahaya dan perilaku kehidupan laut malam hari. Baik memilih menyelam di pantai atau di atas kapal, para penggemar memiliki banyak pilihan untuk menjelajahi keindahan bawah laut di pulau-pulau yang menakjubkan ini.
Kepulauan Andaman dan Nicobar adalah surga laut yang semarak, penuh dengan kehidupan laut yang beragam. Ikan terumbu karang yang biasa ditemui termasuk ikan kakatua warna-warni, ikan kupu-kupu, dan kerapu. Spesies-spesies ini tumbuh subur di perairan hangat dan jernih yang mengelilingi pulau-pulau tersebut, menjadikannya pemandangan utama bagi para penyelam. Terumbu karang yang semarak menciptakan habitat yang kaya, mendukung berbagai makhluk laut sepanjang tahun. Sorotan musiman meningkatkan pengalaman bawah laut. Dari bulan Desember hingga April, para penyelam memiliki peluang bagus untuk melihat pari manta yang megah dan penyu hijau. Hiu, seperti hiu terumbu karang dan hiu martil, sering terlihat selama bulan-bulan ini, terutama di sekitar lokasi penyelaman yang lebih dalam seperti Barren Island dan Narcondam. Pulau-pulau ini menawarkan ekosistem yang dinamis, menjanjikan pengalaman menyelam yang bermanfaat bagi para penggemar bahari.
Penampakan Satwa Liar Berdasarkan Konten Buatan Pengguna
Kepulauan Andaman dan Nicobar menawarkan kondisi menyelam yang menguntungkan sepanjang tahun, dengan variasi musim. Suhu air berkisar antara 27°C-30°C/81°C-86°C, memberikan pengalaman menyelam yang nyaman sepanjang tahun. Jarak pandang umumnya sangat baik, mulai dari 15 hingga 30 meter / 49 hingga 98 kaki, meskipun dapat dipengaruhi oleh kondisi cuaca.
Penyelaman dapat dilakukan sepanjang tahun, tetapi periode terbaik adalah dari November hingga Mei, saat angin muson timur laut memastikan laut yang lebih tenang dan jarak pandang yang lebih baik. Selama musim barat daya dari bulan Juni hingga September, angin dan arus dapat memengaruhi kondisi penyelaman, mengurangi jarak pandang dan membuat beberapa lokasi penyelaman menjadi kurang dapat diakses. Merencanakan penyelaman selama bulan-bulan yang lebih tenang direkomendasikan untuk mendapatkan pengalaman yang optimal.