Sanur
Jelajahi BaliBali, yang sering disebut sebagai Pulau Dewata, adalah surga bagi para penyelam yang te
Bali, yang sering disebut sebagai Pulau Dewata, adalah surga bagi para penyelam yang terletak di kepulauan Indonesia. Dengan lokasinya yang strategis di ujung paling barat Kepulauan Sunda Kecil, Bali menawarkan pengalaman bawah laut yang tak tertandingi. Penyelam dapat menjelajahi terumbu karang yang penuh dengan kehidupan, drop-off yang dramatis, dan bahkan beberapa penyelaman bangkai kapal yang menarik seperti Liberty Wreck yang terkenal di Tulamben. Baik Anda seorang pemula atau penyelam berpengalaman, pulau ini melayani semua orang dengan beragam situs selam, mulai dari perairan Sanur yang tenang untuk pemula hingga penyelaman drift yang menggembirakan di sekitar Nusa Penida.
Kehidupan laut di Bali sangat melimpah dan beragam, menjadikannya hotspot bagi para penggemar bawah laut. Wilayah ini terkenal dengan pertemuan dengan pari manta yang megah, mola mola yang sulit ditangkap, dan bahkan hiu paus. Perairan di sekitar Bali adalah rumah bagi sejumlah besar makhluk makro, sempurna bagi fotografer bawah air yang ingin mengabadikan keindahan unik kuda laut kerdil dan ikan pipa hantu. Lokasi pulau yang dekat dengan khatulistiwa memastikan perairan tropis yang hangat sepanjang tahun, sementara musim kemarau dari Mei hingga September menawarkan kondisi menyelam yang optimal dengan jarak pandang yang sangat baik mulai dari 30 hingga 40 meter / 98 hingga 131 kaki. Bali bukan hanya tempat keindahan alam di atas air dengan sawah yang rimbun dan gunung berapi yang menjulang tinggi, tetapi juga tempat berlindung di bawah ombak. Baik memilih untuk menyelam di pantai atau memulai dengan liveaboard yang berangkat dari Bali, para penyelam akan disuguhi dunia yang penuh dengan keajaiban dan kegembiraan. Dengan begitu banyak hal yang dapat dijelajahi, Bali tetap menjadi destinasi utama bagi para penyelam yang mencari petualangan dan sensasi menemukan salah satu lingkungan laut yang paling beraneka ragam di planet ini.
Dengan begitu banyak lokasi menyelam di daratan dan kepulauan di sekitarnya, saat menyelam di Bali, anda akan dimanjakan dengan banyak pilihan. Nusa Dua, Padang Bai dan Pemuteran menawarkan kesempatan bagi penyelam pemula untuk mengikuti kursus menyelam, sementara ada beberapa lokasi untuk penyelam yang lebih suka berpetualang.
Di empat pulau berbatu Gili Tepekong, Gili Biaha, Gili Mimpang dan Gili Selang, yang dapat dicapai dari Candi Dasa, arus yang ganas akan menguji buoyancy Anda saat Anda menyelam di sekitar formasi batuan yang tidak biasa. Bagi mereka yang suka menyelam melayang, Anda akan menemukan diri Anda terdorong oleh kekuatan lautan di hampir setiap situs selam di Nusa Lembongan dan Nusa Penida. Menyelamlah di dinding dalam yang dramatis di The Drop Off di Tulamben setelah menyelam di bangkai kapal USAT Liberty yang terkenal atau pergilah ke Pulau Menjangan untuk menyelidiki kargo yang telah lama hilang dari bangkai kapal Anker.
Situs selam makro yang sangat baik dapat ditemukan di Blue Lagoon di Padang Bai, Seraya Secrets di Tulamben atau Secret Bay di Pulau Menjangan, sementara karang yang tumbuh subur dapat ditemukan di mana-mana saat menyelam di Bali. Untuk menampilkan penyelaman Bali yang terbaik, liveaboard berhenti di lokasi penyelaman yang fantastis di setiap wilayah Pulau Dewata.
Scuba diving di Bali paling baik dilakukan pada masa transisi antara musim hujan dan musim kemarau. Selama bulan April hingga Juli dan Oktober hingga November, angin umumnya lebih lemah, laut lebih tenang dan jarak pandang mencapai puncaknya. Di sebagian besar lokasi penyelaman, penyelaman dapat dilakukan sepanjang tahun, tetapi untuk situs selam seperti Candi Dasa, dimana arusnya kuat dan kondisinya sudah berombak, yang terbaik adalah berangkat saat laut tenang.
Saat air lebih dingin, dari bulan Juli hingga Oktober, terdapat puncak jumlah mola mola, hiu martil, pari manta, dan hiu paus. Dengan musim hujan dari bulan Oktober hingga April, anda bisa melewatkan hujan sambil melihat megafauna favorit anda.
Penampakan Satwa Liar Berdasarkan Konten Buatan Pengguna