BLUEMOTION, DIVE BLUEMOTION
Jl. Pelabuhan RT 03 NO 14, 97593 Banda Naira, MA - Indonesia
Kepulauan Banda adalah gugusan terpencil yang terdiri atas 11 pulau indah yang terletak di Laut Banda, Maluku. Rumah bagi terumbu karang yang tumbuh subur yang mendukung kehidupan laut mulai dari ikan kalajengking Ambon hingga paus pilot, para penyelam dapat mencari kehidupan makro saat cetacea dan skuadron pari mobula melintas di lautan biru. Meskipun ajaib melihat pelagis besar, harta karun penyelaman Kepulauan Banda yang sesungguhnya adalah keanekaragaman ikan yang mencengangkan, baik besar maupun kecil, yang mengelilingi terumbu karang yang sehat dan dinding-dinding yang menjulang tinggi.
Meskipun beberapa penyelam memilih untuk turun ke kedalaman Laut Banda dari beberapa pusat penyelaman dan resor selam di daerah tersebut, yang lebih populer adalah liveaboard yang berlayar. Karena Laut Banda sangat luas, lebih banyak lokasi penyelaman yang dapat diakses dengan liveaboards, dimana anda bahkan dapat mencicipi muck diving Ambon yang fantastis.
Pulau Ai is renowned for its towering walls and deep waters, providing a habitat for hammerhead sharks, thresher sharks, and silvertip sharks. Large schools of barracuda and giant trevally are also common. This site is suited for advanced scuba divers due to its depth and strong currents. There are no special features like wrecks, but the marine life is the main attraction.
Featuring strong currents and vertical walls, Pulau Hatta is ideal for advanced scuba divers. It's a great place to encounter sharks, with sightings of mobula rays and eagle rays gliding by. Enormous sponges and sandy slopes enhance the underwater landscape. While there are no protected areas, this site offers a thrilling dive experience.
Batu Kapal offers coral-clad pinnacles where potato cod, barracuda, and grey reef sharks linger. Suitable for both scuba and freediving, it provides an easy to advanced adventure level depending on the dive plan. The site is notable for its vibrant reef fish and stunning underwater formations, although no wrecks or protected zones are present.
Pulau Keraka is a haven for macro photographers, featuring rocky walls and coral boulders. Small critters like candy crabs, nudibranch, and ornate ghost pipefish are common sightings. This site offers easy scuba diving and is thrilling for night dives. There are no wrecks, but the biodiversity makes it a standout location.
Pombo Boi's bubble coral and rocky terrain make it ideal for discovering minuscule shrimp, while unexpected visits from dolphins and dugongs add excitement. Suited for easy scuba and freediving, this site doesn't feature any wrecks or protected zones but showcases unique marine life interactions in the Banda Sea.
Menyelam di Kepulauan Banda adalah yang terbaik di bulan Maret dan April dan dari September hingga Desember. Di luar waktu-waktu tersebut, cuaca sedikit tidak konsisten, dengan hujan dan kondisi permukaan yang lebih kasar. Kapal liveaboard Indonesia dan bahkan pusat-pusat penyelaman di darat cenderung berhenti menyelam di daerah tersebut ketika Laut Banda berombak.
Kehidupan laut cukup konstan pada periode tenang, dan selama bulan-bulan terbaik, jarak pandang dapat mencapai 15 hingga 30 meter/49 hingga 98 kaki, sehingga penyelam memiliki peluang lebih baik untuk melihat paus yang lewat. Pada bulan-bulan ketika kapal pesiar mengunjungi daerah ini, suhu air jarang berubah, yang berarti penyelaman yang hangat dan nyaman.
Letak pulau-pulau yang terpencil di Laut Banda yang luas serta populasi manusia yang sedikit telah mengurangi tekanan penangkapan ikan, sehingga menghasilkan ekosistem terumbu karang yang hidup, alami, dan sehat. Hal ini memungkinkan para penyelam yang beruntung untuk mengamati beragam kehidupan laut, termasuk tuna gigi anjing, ikan pari mobula, ikan mandarin, ikan kalajengking Ambon, paus kepala melon, lumba-lumba spinner, orca, dan bahkan paus bungkuk.
Di arus dalam, hiu martil, hiu thresher, dan hiu sirip perak semuanya telah terlihat, sementara di Batu Belanda, ada peluang untuk menemukan salah satu makhluk langka di Maluku, yaitu naga laut Lembeh. Jika pencarian tidak berhasil, bintang bulu menyembunyikan ikan tempel dan udang kaisar yang telah “berpakaian” secara tepat untuk menyamarkan diri di antara inangnya.
Penampakan Satwa Liar Berdasarkan Konten Buatan Pengguna
Gambar yang ditampilkan adalah ilustrasi yang representatif dan tidak menggambarkan setiap hewan dalam kategori ini.
Jumlah total spesies: 200
Gambar yang ditampilkan adalah ilustrasi yang representatif dan tidak menggambarkan setiap hewan dalam kategori ini.
Jumlah total spesies: 600
Gambar yang ditampilkan adalah ilustrasi yang representatif dan tidak menggambarkan setiap hewan dalam kategori ini.
Jumlah total spesies: 27
Gambar yang ditampilkan adalah ilustrasi yang representatif dan tidak menggambarkan setiap hewan dalam kategori ini.
Jumlah total spesies: 28
Gambar yang ditampilkan adalah ilustrasi yang representatif dan tidak menggambarkan setiap hewan dalam kategori ini.
Jumlah total spesies: 130
Gambar yang ditampilkan adalah ilustrasi yang representatif dan tidak menggambarkan setiap hewan dalam kategori ini.
Jumlah total spesies: 12
Gambar yang ditampilkan adalah ilustrasi yang representatif dan tidak menggambarkan setiap hewan dalam kategori ini.
Jumlah total spesies: 90