Pulau Sangat
Jelajahi Pulau BusuangaPulau Busuanga, yang terletak di kepulauan Calamian, Filipina, menawarkan pen
Pulau Busuanga, yang terletak di kepulauan Calamian, Filipina, menawarkan pengalaman menyelam unik yang memadukan kekayaan sejarah dan kehidupan laut yang semarak. Dikenal dengan bangkai kapal Perang Dunia II Jepang di Coron Bay, para penyelam dapat menjelajahi kapal-kapal seperti Okikawa Maru dan Akitsushima. Peninggalan bawah laut ini telah menjadi terumbu karang buatan, rumah bagi ekosistem laut yang beragam. Kedalaman menyelam rata-rata di pulau ini berkisar antara 16 meter/52 kaki hingga 26 meter/85 kaki, sehingga dapat diakses oleh penyelam dengan berbagai tingkat pengalaman.
Di luar bangkai kapal, perairan Busuanga penuh dengan kehidupan. Terumbu karang di pulau ini menampilkan formasi yang mengesankan, termasuk karang selada dan spons yang luas, menciptakan latar belakang warna-warni untuk kawanan fusiliers, kakap, dan ikan kelelawar. Penyelam dapat menemukan ikan singa merah, ikan kalajengking, dan ikan bidadari kekaisaran yang elegan. Wilayah ini juga menawarkan kesempatan untuk melihat dugong yang jinak di bagian yang lebih dangkal, menambah daya tarik pengalaman menyelam.
Baik anda memilih untuk menjelajah dari resor selam atau memulai petualangan dengan kapal langsung, Busuanga memberikan perpaduan petualangan dan relaksasi yang menawan. Perairannya yang tenang dan jarak pandang yang luar biasa menjadikannya destinasi utama untuk kursus khusus bangkai kapal dan penjelajahan bawah laut yang tak terlupakan, menjanjikan penyelaman yang mendalam ke dalam sejarah dan keajaiban alam.
Jika Anda penggemar bangkai kapal, maka scuba diving di Pulau Busuanga adalah tempat yang tepat. Penyelam pemula hingga yang sudah mahir dapat turun ke kedalaman antara 5 meter hingga 40 meter/131 kaki hingga 16 kaki di perairan Coron Bay untuk menemukan harta karun dari masa lalu. Ekkai Maru, Terukaze Maru, dan Irako hanyalah beberapa bangkai kapal yang luar biasa yang ditemukan di daerah tersebut.
Selain penyelaman bangkai kapal, ada taman karang yang berkembang. Lokasi penyelaman Coral Garden merupakan kawasan lindung dengan perairan yang tenang, sedangkan Gua Katedral menawarkan kesempatan unik untuk Cave Diving.
Saat penyelam turun ke dalam bayang-bayang bangkai kapal di Coron Bay, mereka mungkin akan senang mendapati diri mereka dikelilingi kawanan barakuda, kerapu, dan tuna sirip kuning. Di permukaannya terdapat karang selada besar, tunicate, dan kerang dengan ikan kalajengking yang beristirahat di dekatnya di area yang terlindung.
Kawanan besar ikan fusilier, kakap, dan kelelawar berkumpul di sekitar truk, pesawat, dan kapal yang telah lama hilang. Di perairan dangkal yang tenang di Pulau Busuanga, duyung datang untuk mencari makan ganggang dan lamun yang sangat menarik perhatian para penyelam.
Penampakan Satwa Liar Berdasarkan Konten Buatan Pengguna
Menyelam di Pulau Busuanga dapat dilakukan sepanjang tahun, namun beberapa bangkai kapal lebih baik untuk diselami pada bulan-bulan tertentu dibandingkan bulan-bulan lainnya. Bangkai kapal Akitsushima paling baik dikunjungi dari bulan Januari hingga Juni saat airnya lebih tenang dan jarak pandangnya paling baik. Umumnya, kondisinya tenang dengan arus minimal tetapi terkadang kondisinya bisa lebih berombak. Airnya hangat sepanjang tahun, tetapi November hingga Februari adalah bulan terdingin.