Scilla dan Costa Viola
Costa Viola adalah bentangan garis pantai di Reggio Calabria yang perairannya mengarah ke Kepulauan Aeolian.
Calabria, ujung paling selatan Italia, menawarkan pengalaman menyelam unik yang menjadikannya destinasi utama untuk eksplorasi bawah laut. Terletak di antara Laut Ionia dan Laut Tyrrhenia, Calabria menawarkan beragam situs selam yang penuh dengan kehidupan laut yang semarak. Wilayah ini merupakan rumah bagi lebih dari 50 kapal karam, yang memberikan kesempatan mendebarkan bagi para penggemar sejarah dan petualang. Gua-gua bawah laut di Calabria, dengan cahaya halus yang menyaring air, menciptakan suasana magis yang memikat para penyelam dari semua tingkatan. Di Calabria, penyelam dapat menikmati keindahan lanskap berbatu yang curam yang dihiasi ikan, anemon, dan karang lunak yang berwarna-warni. Arus yang kuat di wilayah ini memastikan keanekaragaman kehidupan laut yang kaya, menjadikannya tempat yang ideal untuk penyelaman drift. Penyelaman pantai dapat diakses langsung dari pantai Reggio Calabria, menawarkan kesempatan untuk menjumpai kuda laut dan ikan terompet hanya beberapa meter dari pantai. Dengan sejumlah pusat penyelaman yang tersebar di sepanjang garis pantai, baik Anda tinggal di Amendolara, Maierato, atau Scalea, Anda tidak akan pernah jauh dari keajaiban bawah laut yang membuat Calabria menjadi pusat penyelaman.
Calabria, yang terletak di ujung "sepatu bot" Italia, menawarkan beragam lokasi penyelaman yang cocok bagi penyelam pemula dan berpengalaman. Wilayah ini menawarkan penyelaman bangkai kapal yang mengesankan, seperti "Città di Reggio," kapal karam yang penuh dengan kehidupan laut, yang wajib dikunjungi oleh para penggemar sejarah. Penyelaman pantai yang populer termasuk Scilla yang indah, yang terkenal dengan perairannya yang jernih dan ekosistem lautnya yang hidup, sempurna bagi mereka yang menikmati akses mudah ke pemandangan bawah laut yang menakjubkan.
Bagi mereka yang mencari pengalaman unik, Calabria menawarkan penyelaman malam yang mendebarkan, dimana penyelam dapat menyaksikan perilaku memukau makhluk nokturnal. Kehidupan laut di wilayah ini meliputi spesies Mediterania seperti belut moray yang sulit ditangkap dan ikan kakatua yang berwarna-warni. Wisatawan dapat menikmati keseimbangan pilihan menyelam dari pantai dan liveaboard, memastikan fleksibilitas dan petualangan untuk semua. Baik menyelam dari pantai maupun di atas kapal, Calabria menjanjikan petualangan bawah laut yang tak terlupakan.
Calabria, yang terletak di ujung "sepatu boot" Italia, menawarkan pengalaman kehidupan laut yang beragam bagi para penyelam. Laut Ionia dan Laut Tyrrhenia yang berbatasan dengan wilayah ini menjadi rumah bagi beragam ikan karang seperti ikan damselfish dan kerapu, yang merupakan pemandangan umum di area terumbu karang berbatu. Ikan-ikan ini berlimpah sepanjang tahun, memberikan kesempatan melihat yang konsisten bagi para penggemar bahari.
Sorotan musiman meliputi penampakan penyu tempayan sesekali, terutama selama bulan-bulan musim panas saat makhluk agung ini dapat terlihat di dekat area peneluran. Penyelam juga dapat menjumpai ikan pari, yang lebih sering terlihat pada bulan-bulan hangat. Meskipun perjumpaan dengan hiu jarang terjadi, mereka yang menyelam di perairan yang lebih dalam di lepas pantai mungkin akan melihat spesies seperti hiu biru selama waktu-waktu tertentu dalam setahun. Secara keseluruhan, perairan Calabria menjanjikan pengalaman bahari yang kaya, dengan pertemuan yang bervariasi tergantung pada musim dan lokasi penyelaman.
Penampakan Satwa Liar Berdasarkan Konten Buatan Pengguna
Calabria menawarkan kesempatan menyelam sepanjang tahun, dengan kondisi yang bervariasi menurut musim. Dari bulan Mei hingga Oktober, suhu air berkisar antara 20°C-26°C/68°F-79°F, sehingga memberikan kondisi yang nyaman bagi para penyelam. Selama periode ini, jarak pandang biasanya sangat baik, mencapai hingga 30 meter / 98 kaki, sehingga ideal untuk eksplorasi bawah air.
Pada bulan-bulan yang lebih dingin, dari November hingga April, suhu air turun hingga 14°C-18°C/57°F-64°F. Meskipun penyelaman tetap memungkinkan, jarak pandang dapat berkurang karena peningkatan sedimen yang disebabkan oleh hujan musim dingin. Selain itu, angin dan arus dapat menjadi lebih kuat, terutama pada bulan Februari dan Maret, yang dapat mempengaruhi kondisi penyelaman. Terlepas dari tantangan ini, penyelam masih dapat menikmati kehidupan laut dan lanskap bawah laut Calabria yang kaya sepanjang tahun, meskipun bulan-bulan yang lebih hangat umumnya lebih baik untuk menyelam.