Teluk Subic
Salah satu tempat dengan jumlah bangkai kapal, pesawat, dan kendaraan bersejarah terbanyak di dunia dapat ditemukan di Subic Bay, yang terletak sekitar 120 km sebelah utara Manila.
Menyelam di Luzon Tengah menawarkan pengalaman memikat yang cocok untuk penyelam pemula dan berpengalaman, sehingga menjadikannya destinasi utama di Filipina. Wilayah ini terkenal dengan lingkungan penyelamannya yang beragam, termasuk terumbu karang yang semarak, bangkai kapal bersejarah, dan tempat menyelam yang unik. Daerah seperti Anilao, yang terkenal dengan peluang fotografi makro yang luar biasa, menyajikan surga bawah laut dimana kehidupan laut yang penuh warna tumbuh subur. Penyelam dapat menjelajahi beragam ekosistem Apo Reef, salah satu sistem terumbu karang terluas di dunia, yang menawarkan banyak spesies ikan dan lanskap bawah laut yang memukau. Bagi mereka yang tertarik dengan sejarah, Coron Bay menawarkan pengalaman Wreck Diving yang tak tertandingi. Sisa-sisa kapal angkatan laut Perang Dunia II menjadi museum bawah laut yang penuh dengan kehidupan laut. Subic Bay, surga Wreck Diving lainnya, mudah diakses dari Manila dan menjanjikan perjumpaan dengan beragam spesies air. Gaya menyelam di Luzon Tengah berkisar dari penyelaman pantai dan perahu hingga liveaboard, memungkinkan penyelam untuk menyesuaikan petualangan mereka. Dengan kemungkinan menyelam sepanjang tahun, fitur musiman kawasan ini, seperti peningkatan jarak pandang dan aktivitas kehidupan laut, meningkatkan pengalaman dan memastikan setiap penyelaman tak terlupakan. Lokasi penyelaman Luzon Tengah menawarkan aksesibilitas dan variasi yang tak tertandingi, dengan transportasi yang dapat diandalkan yang menghubungkan destinasi utama. Baik memilih resor selam mewah di Anilao atau liveaboard yang penuh petualangan di Batangas, penyelam memiliki banyak pilihan untuk dipilih. Verde Island Passage, pusat keanekaragaman hayati, sangat cocok bagi mereka yang mencari kehidupan laut yang penuh warna dan keajaiban ekologi. Mulai dari kursus pemula di lokasi penyelaman yang dangkal dan mudah hingga penjelajahan lanjutan di dinding dan gua, kawasan ini menjanjikan perjalanan menyelam yang tak terlupakan di tengah-tengah warisan akuatiknya yang kaya.
Luzon, pulau terbesar di Filipina, menawarkan beragam pengalaman menyelam. Teluk Subic terkenal dengan penyelaman bangkai kapal bersejarahnya, di mana penyelam dapat menjelajahi kapal-kapal karam dari Perang Dunia II, seperti USS New York. Bangkai kapal ini penuh dengan kehidupan laut, memberikan pemandangan bawah laut yang menyeramkan namun indah. Bagi penggemar penyelaman pantai, Anilao adalah destinasi utama. Dikenal dengan keanekaragaman hayati yang kaya dan peluang fotografi makro, tempat ini menawarkan terumbu karang yang semarak dan makhluk-makhluk langka. Anilao juga menawarkan penyelaman malam yang luar biasa, dimana para penyelam dapat menyaksikan perilaku laut yang unik. Luzon melayani semua preferensi dengan opsi penyelaman pantai dan liveaboard, memastikan penyelam memiliki fleksibilitas untuk menjelajahi harta karun bawah lautnya.
Luzon, pulau terbesar di Filipina, menawarkan beragam kehidupan laut, sehingga menjadi destinasi populer bagi para penyelam. Terumbu karang di sekitar Luzon dipenuhi dengan ikan karang yang berwarna-warni seperti butterflyfish, angelfish, dan clownfish, yang biasanya terlihat sepanjang tahun. Spesies warna-warni ini tumbuh subur di taman karang dan memberikan pengalaman bawah laut yang menawan. Selama waktu-waktu tertentu dalam setahun, para penyelam dapat menyaksikan atraksi musiman seperti migrasi hiu paus, terutama di tempat-tempat seperti Donsol dari bulan November hingga Juni. Penyu, termasuk jenis penyu hijau dan penyu sisik, sering terlihat di sekitar Apo Reef dan Taman Alam Terumbu Karang Tubbataha. Ikan pari, termasuk pari manta yang megah, sering terlihat meluncur dengan anggun di daerah seperti Anilao. Perjumpaan dengan spesies laut yang lebih besar ini bergantung pada lokasi dan musim, tetapi keanekaragaman hayati laut Luzon yang kaya memastikan bahwa penyelam memiliki kemungkinan besar untuk mendapatkan penampakan satwa liar yang tak terlupakan.
Penampakan Satwa Liar Berdasarkan Konten Buatan Pengguna
Luzon, destinasi utama menyelam di Filipina, menawarkan kesempatan menyelam sepanjang tahun. Suhu air berkisar antara 27°C-30°C/81°F-86°F, memberikan kondisi yang nyaman bagi para penyelam. Jarak pandang biasanya berkisar antara 10 hingga 30 meter / 33 hingga 98 kaki, meskipun dapat bervariasi berdasarkan lokasi dan musim. Musim kemarau, dari November hingga Mei, dianggap sebagai waktu terbaik untuk menyelam karena laut yang lebih tenang dan curah hujan yang minimal. Namun, musim hujan dari bulan Juni hingga Oktober membawa arus yang lebih kuat dan potensi topan, yang dapat mempengaruhi jarak pandang dan SAFETY. Terlepas dari tantangan ini, penyelaman tetap dapat dilakukan sepanjang tahun, dengan beberapa lokasi penyelaman yang lebih terlindung dari kondisi cuaca buruk.