Chuuk Truk Lagoon
Daya tarik utama wilayah Chuuk adalah Laguna Chuuk, yang juga dikenal sebagai Laguna Truk.
Chuuk, kepulauan yang memukau di Negara Federasi Mikronesia, menawarkan pengalaman menyelam yang tak tertandingi. Dikenal sebagai Truk Lagoon, destinasi ini terkenal dengan nilai historis dan keanekaragaman hayati lautnya yang kaya. Para penyelam berduyun-duyun ke sini untuk menjelajahi kuburan bawah laut kapal karam Perang Dunia II, sisa-sisa Operasi Hailstorm. Kapal-kapal yang terendam ini, penuh dengan peninggalan seperti truk, tank, dan botol sake, memberikan gambaran sekilas tentang masa lalu. Penjelajahan bangkai kapal ini menawarkan hubungan yang mendalam dengan sejarah, yang menarik para penyelam dari seluruh dunia. Meskipun Chuuk terkenal dengan bangkai kapal yang dalam dan menarik bagi para penyelam teknis, Chuuk juga melayani para pemula dengan lokasi-lokasi yang mudah diakses. Perairan laguna yang tenang, arus yang minim, dan terumbu karang yang hidup menjadikannya tempat yang sempurna bagi penyelam pemula untuk menjumpai beragam kehidupan laut. Pengalaman liveaboard di Chuuk memungkinkan penyelam untuk memaksimalkan penjelajahan bawah laut, mengungkap harta karun tersembunyi di laguna ini. Wilayah ini memiliki kondisi menyelam yang baik sepanjang tahun, meskipun waktu terbaik untuk berkunjung adalah antara bulan Desember hingga April, untuk memastikan petualangan yang tak terlupakan di bawah perairan biru kehijau-hijauan. Menjelajahi Chuuk bukan hanya menyelami sejarah, tetapi juga kesempatan untuk menyaksikan keindahan bawah laut yang tak tertandingi.
Sebagian besar penyelaman scuba di Chuuk dilakukan dengan kapal dengan operator darat, atau sebagai alternatif, dengan liveaboard. Penyelaman terumbu karang sangat tenang di sini, meskipun sorotan terbesarnya tentu saja adalah banyaknya bangkai kapal bersejarah yang membuat Wreck Diving menjadi sangat emosional.
Hiu berkeliaran di sekitar bangkai kapal yang tertutup karang keras dan lunak. Di terumbu karang luar, bahkan lebih banyak lagi pelagis yang dapat dilihat, termasuk hiu sirip hitam, hiu sirip putih, dan hiu karang abu-abu. Barakuda, tuna, dan trevally melintas, serta ikan karang yang berwarna-warni menghiasi terumbu karang yang berwarna-warni, sementara makhluk lain seperti belut, udang, ikan kalajengking, nudibranch, ikan pari, dan gurita tinggal di sana.
Penampakan Satwa Liar Berdasarkan Konten Buatan Pengguna
Menyelam di Chuuk bagus sepanjang tahun; namun, untuk cuaca paling stabil dan kondisi menyelam terbaik, kunjungi dari Desember hingga April. Suhu air tetap sekitar 28°C-29°C/82°F-84°F sepanjang musim, berkat iklim tropis yang ramah. Jarak pandang dapat mencapai hingga 30 meter/98 kaki.