Sisi Utara
Mayoritas lokasi penyelaman di pulau kecil ini terkonsentrasi di Sisi Utara Guanaja.
Terletak di antara Kepulauan Teluk Honduras, Guanaja merupakan surga bagi para penggemar menyelam yang mencari tempat peristirahatan bawah laut yang masih alami. Sebagai pulau yang paling terpencil dan belum berkembang, pulau ini menawarkan pengalaman menyelam yang benar-benar unik dan intim. Kedekatan pulau ini dengan Terumbu Mesoamerika, terumbu karang penghalang terbesar kedua di dunia, menjamin pertemuan yang menakjubkan dengan kehidupan laut yang semarak dan formasi karang yang masih asli. Para penyelam akan disuguhi berbagai situs spektakuler, termasuk terumbu karang yang berwarna-warni, puncak yang dramatis, dan kapal karam yang menarik, yang menyediakan lingkungan yang beragam untuk dijelajahi.
Kondisi menyelam di Guanaja umumnya tenang, sehingga ideal untuk pemula dan penyelam berpengalaman. Sementara para pemula dapat menikmati perairan yang tenang di dekat pantai, penyelam bersertifikat memiliki kesempatan untuk menjelajahi lokasi penyelaman yang lebih dalam dan mengikuti kursus khusus seperti penyelaman bangkai kapal dan penyelaman dalam. Resor dan center penyelaman di pulau ini melayani semua tingkatan, sementara kapal selam pedesaan, yang sering kali merupakan kapal nelayan yang dialihfungsikan, menawarkan petualangan yang otentik. Dengan minimnya jumlah mobil, jalan beraspal, dan jaringan hotel, Guanaja menyediakan tempat pelarian yang menyegarkan dari kehidupan modern, dimana anda bisa membenamkan diri dalam keindahan alam baik di atas maupun di bawah ombak. Kondisi menyelam terbaik biasanya dapat ditemukan dari bulan Maret hingga Oktober, menjadikannya destinasi utama bagi mereka yang mencari petualangan bawah laut sepanjang tahun.
Michael’s Rock is a paradise for critter hunters, rife with cracks and crevices where countless marine creatures hide. Divers can expect to see diverse fauna, including colorful fish and invertebrates. This site is suitable for all levels, offering both scuba and freediving opportunities. Its special feature is the abundance of hiding spots for marine life.
Vertigo is part of the Mesoamerican Barrier Reef, featuring dramatic wall dives with impressive drop-offs into the deep blue. Marine life includes large pelagics and vibrant coral gardens. It is best suited for advanced divers due to the depth and wall diving conditions and is primarily a scuba diving site.
Located in a channel, The Pinnacle boasts a wall covered in diverse coral species, including rare black corals. The site is frequented by a plethora of reef fish and small invertebrates. Suitable for all adventure levels, it offers scuba diving. The rich coral diversity is its standout feature.
The Jado Trader is a 240-foot-long refrigerator freighter that sank in 1987, creating a thriving artificial reef on a sandy bottom. Divers can explore the intact vessel, home to numerous coral pinnacles and fish species. Suitable for advanced divers, this site is primarily for scuba diving.
Black Rock Canyon, formed by volcanic activity, features a series of caves and tunnels. Inside, divers might spot sleeping sharks amid the adventurous underwater landscape. It caters to advanced and technical divers due to its challenging conditions and is primarily a scuba diving site. Its geological formations make it unique.
Menyelam dapat dilakukan sepanjang tahun, dengan suhu air berkisar antara 27°C-30°C/81°F-86°F. Waktu terbaik untuk menyelam biasanya pada bulan April dan Mei, yaitu pada musim kemarau, saat cuaca cerah, kering, dan lautan paling bersahabat. Musim kemarau biasanya berlangsung dari bulan Februari hingga September.
Musim hujan biasanya berlangsung dari sekitar bulan Oktober hingga Januari, meskipun hujan tropis sering kali berlalu dengan cepat, dan periode cerah masih dapat terjadi.
Untuk perjumpaan dengan hiu paus, anda dapat melihatnya di semua musim, tetapi bulan Februari dan April adalah saat penampakan terbanyak.