Jelajahi Wilayah Kepulauan

Wilayah kepulauan Papua Nugini terletak di sebelah timur pulau utama dan mencakup beberapa pulau dengan beberapa titik penyelaman. Pulau-pulau ini semuanya memiliki nuansa pulau surga tropis dengan tanaman hijau yang subur dan pantai berpasir yang berbatasan dengan perairan biru kehijauan yang berkilauan dengan banyak peluang menyelam. Beberapa destinasi menyelam utama termasuk Kimbe Bay dan Rabaul di pulau New Britain, Kavien di New Ireland, terumbu karang Father, Pulau Witsu, Pulau Bougainville, Pulau Manus, dan New Hanover. Wilayah Pulau adalah destinasi menyelam yang hangat, dengan suhu berkisar antara 22 dan 32 derajat Celcius, dan suhu air berkisar antara 28 dan 29 derajat Celcius. Menyelam dapat dilakukan sepanjang tahun dan jarak pandang di sini di atas rata-rata, karena perairan vulkanik.

Menyelam di kawasan ini berarti penyelam dengan berbagai minat pasti akan melihat dan mengalami sesuatu yang menarik. Baik penyelam yang ingin menyelami sejarah dan melihat berbagai jenis bangkai kapal mulai dari pesawat Perang Dunia II hingga kapal penangkap ikan, atau yang ingin melihat terumbu karang yang tumbuh subur dan dipenuhi dengan berbagai macam Karang Lunak, Karang Keras, Kipas Laut, Gorgonia, dan banyak lagi. Spesies yang menghuni terumbu karang ini beragam, mulai dari ikan kalajengking yang berkamuflase hingga Penyu yang anggun. Topografi vulkanik telah menciptakan beberapa formasi batuan yang unik termasuk gunung laut, lengkungan, saluran, dan dinding laut curam yang menarik banyak spesies hiu termasuk Hiu Terumbu Karang Abu-abu. Lokasi penyelaman berada di kedalaman yang berbeda sehingga dapat diakses oleh penyelam dari berbagai tingkatan. Penyelam dapat mencapai Situs Selam ini dengan menaiki liveaboard atau dengan menghubungi pusat penyelaman dan resor selam setempat. Ini adalah wilayah penyelaman yang tidak boleh dilewatkan!

Tempat untuk dijelajahi

Top Islands Region Dive Sites

1. Goru Arches

Located in Witsu Island, Goru Arches features two impressive arches encrusted with vibrant sea fans and soft corals. The site offers a colorful dive with easy adventure level, suitable for scuba diving. It's a must-visit for its stunning underwater formations.

2. Susan’s Reef

Found in Kimbe, Susan’s Reef is recognized as the most vibrant and photographed dive site, featuring two large seamounts with stunning pink sea whips and pygmy seahorses. Ideal for easy to advanced scuba diving, it is a visual feast for all divers.

3. George Wreck

In Rabaul, the George Wreck is a Japanese WWII minelayer lying between 12 and 60 meters. It accommodates divers of all levels with abundant marine life inhabiting the wreck. Suitable for both scuba and freediving, it's perfect for historical exploration.

4. Albatross Passage

This narrow channel in Kavieng has strong currents, bringing large pelagic species, sea turtles, and rays. It's for advanced scuba divers seeking adventure and the thrill of drift diving. It's a vibrant passage with abundant marine life.

5. Shaggy Reef

Located in Father's reef, Shaggy Reef is a hotspot to see different shark species, including silvertip and grey reef sharks. Suitable for advanced scuba divers, it offers a thrilling dive experience with a focus on marine life diversity.

6. Der Yang

A Taiwanese fishing boat scuttled in 1988, Der Yang in Kavieng is now encrusted with hard and soft corals, providing a colorful wreck dive. It's an easy to moderate dive site, perfect for scuba divers interested in wreck and coral exploration.

7. Tom, Dick and Harry

These are three reefs in Rabaul connected by a 15-meter deep ridge, each offering unique marine life. A dive here promises a colorful and thrilling experience, suitable for easy scuba diving, showcasing a variety of underwater habitats.

Bulan-bulan terbaik untuk Menyelam di Wilayah Kepulauan

Wilayah Kepulauan Papua Nugini menawarkan kondisi menyelam yang luar biasa sepanjang tahun, dengan suhu air berkisar antara 27°C hingga 30°C (81°F hingga 86°F). Iklim yang hangat ini memungkinkan untuk menyelam sepanjang tahun. Biasanya, jarak pandang berkisar antara 20 hingga 40 meter, memberikan pemandangan bawah laut yang sangat baik bagi para penyelam.

Meskipun menyelam dapat dilakukan sepanjang tahun, kawasan ini mengalami variasi musiman. Bulan Desember hingga Maret dianggap sebagai musim hujan, yang dapat membawa angin kencang dan hujan sesekali, yang berpotensi mempengaruhi kondisi permukaan dan jarak pandang. Namun, faktor-faktor ini umumnya ringan, dan lingkungan bawah laut sebagian besar tetap tidak terpengaruh, menjadikannya destinasi utama bagi para penyelam kapan saja.

Dive Centers