Jelajahi Koh Yao Noi

Koh Yao Noi adalah pulau yang lebih kecil dari dua pulau utama Koh Yao, yang terletak di tengah Teluk Phang-nga Thailand. Lokasinya tidak tersentuh oleh pariwisata massal, dan sebagai hasilnya, masih menikmati suasana pulau yang sangat tenang, santai, dan menampilkan kehidupan pulau tradisional Thailand yang sebenarnya. Ditandai dengan desa-desa kecil Thailand dan dikelilingi oleh pantai berpasir halus dan perairan tropis yang masih asli, tempat ini adalah tempat berlibur yang sempurna bagi mereka yang menginginkan sesuatu yang unik dan istimewa, jauh dari keramaian.

Menyelam scuba dapat dilakukan dengan salah satu center menyelam dan resor menyelam terkemuka di pulau ini. Mereka menawarkan perjalanan dengan perahu ke berbagai destinasi, termasuk Kepulauan Phi Phi yang terkenal, Kepulauan Koh Bida, dan King Cruiser Wreck yang ikonik, Shark Point, dan terumbu karang Anemone. Tempat bagus lainnya untuk menyelam termasuk Koh Lao Hang, Koh Deang dan Koh Hon.

Kursus menyelam juga sudah tersedia, dan berkat kondisi laut yang bagus, ini adalah tempat yang tepat bagi pemula untuk mendapatkan lisensi perairan terbuka. Penyelam berpengalaman dapat mengikuti kursus lanjutan dan specialty karena ada sejumlah lokasi pelatihan yang sesuai dan dapat dicapai dengan naik perahu.

Menyelam di sini biasanya meliputi penyelaman terumbu karang yang indah, dengan beberapa bangkai kapal, gua, dan dinding untuk dijelajahi. Perairan ini cukup dangkal, tetapi ada beberapa tempat penyelaman dalam juga. Arus terkadang dapat terjadi tergantung pada pasang surut, jadi penyelaman drift dapat dilakukan tergantung pada waktu dan bulan.

Top Koh Yao Noi Dive Sites

1. The King Cruiser Wreck

Adventure seekers will find the King Cruiser Wreck a thrilling dive site. This sunken ferry, now encrusted with marine life, offers scuba divers an advanced-level challenge. The site is home to vibrant corals, schools of barracuda, and various reef fish. Its historical significance and abundance of life make it a captivating dive.

2. Shark Point

Designated as a marine sanctuary, Shark Point is ideal for both scuba and freediving enthusiasts. This easy to intermediate dive site features three pinnacles surrounded by an array of fish species, including the occasional whale shark. The protected area is known for its biodiversity and vibrant reef ecosystems.

3. Anemone Reef

Anemone Reef is a must-visit for its hypnotic display of thousands of swaying anemones. Suitable for both scuba and freedivers, this intermediate site offers encounters with colorful clownfish, moray eels, and more. The site is famed for its limestone pinnacle and rich marine life, making it perfect for underwater photography.

4. Phi Phi Don

Known for Lanna Bay and Nui Bay, this site is perfect for easy scuba and freediving. The adjacent bays boast clear waters teeming with tropical fish and stunning coral gardens. With calm conditions and beautiful underwater landscapes, it's an ideal spot for beginners and photography enthusiasts alike.

5. Phi Phi Leh

Home to the iconic Maya Bay and sites like Viking Cave, Phi Phi Leh offers diverse diving experiences. Suitable for scuba divers of all levels, it promises sightings of turtles, reef sharks, and beautiful coral formations. Its cinematic allure and vibrant marine life make it a popular destination for underwater adventurers.

Bulan terbaik untuk menyelam di Koh Yao Noi

Koh Yao Noi menawarkan kesempatan menyelam sepanjang tahun, berkat iklim tropis dan airnya yang hangat. Suhu air biasanya berkisar antara 27°C hingga 30°C sepanjang tahun, memberikan lingkungan yang nyaman bagi para penyelam. Jarak pandang di perairan ini umumnya bagus, sering mencapai 10 hingga 20 meter, sehingga ideal untuk mengamati kehidupan laut dan lanskap bawah laut.

Namun, kondisi penyelaman dapat dipengaruhi oleh perubahan cuaca musiman. Waktu terbaik untuk menyelam adalah dari bulan November hingga April, selama musim kemarau, ketika cuaca tenang dan dapat diprediksi. Dari Mei hingga Oktober, musim hujan membawa angin yang lebih kuat dan laut yang terkadang berombak, yang dapat mengurangi jarak pandang dan membuat penyelaman menjadi kurang baik. Meskipun demikian, penyelaman masih memungkinkan, tetapi penyelam harus siap menghadapi berbagai kondisi selama periode ini.