Jelajahi Koh Yao Yai
Koh Yao Yai, yang terletak di antara Phuket dan Krabi, menawarkan pengalaman menyelam yang tenang, ideal bagi mereka yang mencari tempat peristirahatan yang tenang dengan pemandangan bawah laut yang menakjubkan. Pantai-pantai yang masih alami di pulau ini merupakan pintu gerbang menuju lokasi penyelaman yang penuh dengan kehidupan dan pemandangan laut yang menakjubkan. Operator selam di Koh Yao Yai menyediakan akses ke situs terkenal seperti Kepulauan Koh Bida dan Terumbu Karang Anemone, yang masing-masing menjanjikan petualangan unik. Di sini, penyelam dapat menjelajahi pegunungan bawah laut, taman karang yang semarak, dan bangkai kapal yang menarik, memberikan banyak kesempatan bagi penyelam pemula dan mahir untuk mengasah keterampilan mereka dan menikmati keindahan alam pulau ini.
Penggemar bahari akan terpesona oleh beragam kehidupan akuatik, mulai dari nudibranch kecil dan kuda laut hingga spesies yang lebih besar seperti hiu terumbu karang dan, kadang-kadang, hiu paus dan pari manta. Ekosistem yang hidup juga mencakup gerombolan ikan kakap, barakuda, dan ikan badut yang selalu populer di antara anemon. Keanekaragaman bawah laut ini memastikan situs ini memikat para penyelam, dengan setiap descent menawarkan keajaiban baru. Dengan suhu air rata-rata 29°C (84°F) dan jarak pandang mencapai 30 meter, terutama selama musim ramai dari November hingga Mei, menyelam di Koh Yao Yai terasa nyaman dan menggembirakan, sehingga menjadikannya destinasi yang wajib dikunjungi oleh semua penggemar menyelam.
Top Koh Yao Yai Dive Sites
1. Koh Bida Nok and Bida Nai
These limestone islets near Koh Phi Phi are rich in marine life, including barracuda, seahorses, reef sharks, and vibrant corals. Suitable for intermediate scuba divers, they feature dramatic walls and swim-throughs. The biodiversity and topography make them standout dive sites in the region.
2. King Cruiser Wreck
This sunken car ferry, lying at about 30m, is encrusted with coral and swarming with lionfish, scorpionfish, and pufferfish. It’s best for advanced scuba divers due to depth and current. The wreck is a highlight for wreck diving enthusiasts and offers superb macro photography opportunities.
3. Shark Point
A marine sanctuary, Shark Point features coral-covered pinnacles and a wealth of reef fish, moray eels, and leopard sharks. Occasionally, whale sharks are spotted. This is an intermediate-level scuba site with excellent visibility and is part of a protected marine zone.
4. Anemone Reef
This underwater pinnacle is blanketed in soft corals and thousands of anemones, attracting clownfish, nudibranchs, and schooling snappers. Leopard sharks are often found nearby. Ideal for intermediate scuba divers, it’s a vibrant dive with a surreal underwater landscape.
5. Koh Doc Mai – Freediving possible
A limestone wall dive with caves and overhangs, Koh Doc Mai is perfect for intermediate scuba and freediving. Expect to see frogfish, pipefish, and colorful macro life. The dramatic vertical drop and quiet ambiance also make it popular for calm, scenic freedives.
Bulan terbaik untuk menyelam di Koh Yao Yai
Koh Yao Yai menawarkan kesempatan menyelam sepanjang tahun, menjadikannya destinasi yang tepat bagi para penyelam. Pulau ini memiliki cuaca tropis dengan suhu air berkisar antara 27°C hingga 30°C, sehingga menjamin kenyamanan menyelam dalam berbagai kondisi. Biasanya, jarak pandang bervariasi antara 10 hingga 30 meter, dipengaruhi oleh perubahan musim dan pola cuaca setempat. Meskipun menyelam dapat dilakukan sepanjang tahun, kondisi terbaik biasanya terjadi pada bulan November hingga April saat laut lebih tenang dan jarak pandang berada pada puncaknya. Selama musim hujan, dari Mei hingga Oktober, peningkatan curah hujan dan angin dapat menyebabkan arus yang lebih kuat dan jarak pandang yang berkurang, sehingga beberapa lokasi penyelaman menjadi kurang dapat diakses. Namun, penyelam yang terampil masih dapat menemukan tempat yang cocok untuk dijelajahi, terutama di sisi pulau yang terlindung.