Jelajahi Papua

Provinsi terbesar dan paling timur di Indonesia, Papua, menawarkan penyelaman dari pulau Biak yang masih alami yang terletak di Teluk Cenderawasih. Dari Biak, penyelam dapat menjelajahi dinding-dinding yang menjulang tinggi, lorong-lorong, dan gua-gua di 67 pulau di Kabupaten Biak-Numfor atau menyelam bersama hiu paus di Cenderawasih.

Saat menyelam di Papua, penyelam akan menemukan bangkai kapal Perang Dunia II di Biak, yang dihiasi dengan karang berwarna-warni, sementara dindingnya menjadi rumah bagi berbagai macam kehidupan laut. Belut pita biru, nudibranch penari Spanyol, dan udang karang bergaris merah berlindung di dinding sementara tuna, barakuda, dan lumba-lumba berlalu-lalang.

Di Teluk Cenderawasih, terdapat empat spesies penyu yang dapat dilihat: penyu hijau, penyu sisik, penyu lekang, dan penyu belimbing. Dugong juga pernah terlihat di daerah ini. Ada banyak hiu paus yang hadir, memakan umpan dari para nelayan, dan di pasir vulkanik hitam, ikan kodok, kuda laut kerdil, udang windu, dan ular laut menunggu untuk ditemukan. Bangkai kapal bersejarah Perang Dunia II, Shinwa Maru, kapal pengangkut Jepang sepanjang 120 meter, juga dapat diakses dari pusat-pusat penyelaman di Pulau Biak.

Terletak di Pulau Biak, hanya ada tiga resor selam dan center selam yang dapat dipilih karena letaknya yang terpencil. Pusat-pusat penyelaman ini menawarkan kursus menyelam; namun, karena arus yang kuat yang dapat menyapu daerah tersebut, disarankan untuk menjadi penyelam tingkat lanjutan. Biasanya, scuba diving di Papua dapat dilakukan dengan mengunjungi liveaboard, di mana penyelam dapat menyelami lokasi penyelaman yang menakjubkan di Raja Ampat, Papua Barat, melihat hiu paus di Teluk Cenderawasih, dan menemukan terumbu karang yang belum terjamah di sekitar Biak.

Bulan terbaik untuk menyelam di Papua

Papua menawarkan kesempatan menyelam sepanjang tahun, dengan suhu air berkisar antara 27°C-30°C/81°F-86°F. Jarak pandang umumnya sangat baik, sering kali melebihi 20 meter / 66 kaki, memberikan pemandangan yang jelas dari kehidupan laut yang semarak. Iklim tropis di wilayah ini berarti seringnya curah hujan, terutama dari bulan Desember hingga Maret, yang dapat mempengaruhi jarak pandang dan kondisi penyelaman karena meningkatnya limpasan dan arus.

Meskipun penyelaman dapat dilakukan sepanjang tahun, kondisi terbaik biasanya ditemukan selama musim kemarau, dari bulan April hingga November, saat laut lebih tenang dan jarak pandang lebih baik. Penyelam mungkin menghadapi angin dan arus yang lebih kuat selama musim hujan, membuat beberapa lokasi penyelaman menantang bagi pemula. Secara keseluruhan, Papua tetap menjadi destinasi utama bagi para penyelam yang mencari pengalaman bawah laut yang beragam.

Top Papua Dive Sites

Auki Island

Located in Biak-Numfor Regency, Auki Island offers stunning coral coverage visible even at 6 meters/20 feet. The adventure level is easy to moderate, suitable for scuba diving. The reef transforms into steep walls at 20 meters/66 feet, frequented by great barracuda and big-eye jack fish.

Mioswarek Island

A diver's paradise in Biak-Numfor, Mioswarek Island features a 50-meter/164-foot deep wall perfect for drift diving. It's ideal for advanced scuba divers. Tuna and batfish are common, and the site offers a thrilling deep wall experience.

Undi Island

Famed for its underwater cave, Undi Island offers a technical diving adventure. Scuba divers can explore the cave's depths to spot soldierfish under torchlight. The dive is technical, with few fish in the lighter areas, and requires cave diving skills.

Pai Island

Pai Island is known for its easy reef diving, home to grey reef sharks at just 12 meters/39 feet depth, with occasional eagle ray sightings. Suitable for both scuba and freediving, it's an exciting site for observing sharks.

Cenderawasih Bay

Dive among the majestic whale sharks in Kwatisore Bay in Cenderawasih Bay. The site is ideal for scuba diving and offers an easy adventure level. The encounter is exceptional due to the number of whale sharks and their proximity, in a zone of ecological significance.