Jelajahi Kepulauan Riau

Kepulauan Riau adalah provinsi di Indonesia yang terdiri atas 1.769 pulau yang terbentang dari Selat Malaka hingga Laut Cina Selatan. Selat Malaka merupakan salah satu rute perdagangan laut tertua dan tersibuk, sehingga tidak mengherankan jika saat menyelam di Kepulauan Riau, penyelam akan menemukan sejumlah bangkai kapal, mulai dari kapal dagang hingga pesawat pengebom Perang Dunia II.

Terletak hanya beberapa menit naik kapal dari Singapura, Kepulauan Bintan dan Batam adalah yang paling terkenal di kepulauan Riau. Perairan dangkal Bintan yang tenang dan terumbu karang tepi sangat ideal untuk kursus menyelam pemula dan mereka yang mencari makhluk makro, sementara terumbu karang selatan Batam kaya akan nutrisi dan menjadi rumah bagi penyu, ikan pari, dan hiu karang. Penyelam yang lebih berpengalaman dapat pergi ke Kepulauan Anambas, dimana jauh dari perlindungan situs pesisir, Anda berkesempatan untuk menyelam di sepanjang dinding dan puncak-puncak di antara barakuda. Bahkan ada potensi untuk melihat hiu paus di rute migrasi mereka!

Selain Pulau Bintan dan Batam, saat anda melakukan perjalanan ke kepulauan ini, pulau-pulau tersebut sebagian besar belum berkembang dan menyelam di Kepulauan Riau belum banyak dijelajahi oleh sebagian besar orang. Liveaboard di seluruh wilayah ini memungkinkan penyelam menjelajahi area yang tidak dapat diakses dengan menginap di salah satu resor selam di Pulau Bintan. Jika anda ingin menyelam di Kepulauan Riau melalui pusat penyelaman terkemuka, ada beberapa di Singapura, namun Kepulauan Bintan dan Batam kemungkinan besar akan menjadi tujuan wisata anda.

Tempat untuk dijelajahi

Top Riau Islands Dive Sites

Codd Wreck, Kerang Gelang

The Codd Wreck is a 100-year-old ship encrusted in coral, providing a vibrant habitat for frogfish, scorpionfish, cuttlefish, and pipefish amidst feather stars and sea fans. This site is suitable for advanced scuba divers who enjoy exploring wrecks.

Igara Wreck, Bintan Island

The Igara Wreck, resting at depths from 14–41 meters/46–135 feet, is a haven for diverse marine life, including the occasional nurse shark. It offers an adventurous experience for advanced divers interested in deep wreck diving.

Mapur Island Reefs

Mapur Island features pristine coral reefs with submerged pinnacles and sloping seabeds. Suitable for both scuba and freediving, it offers easy-level dives with a chance to see diverse marine flora and fauna in untouched conditions.

Damar Island, Anambas Archipelago

At Damar Island, divers can explore an underwater pinnacle known for whale shark sightings during migration. This site is ideal for both scuba and freediving, with moderate difficulty and exceptional biodiversity.

Batu Kataoka, Anambas Archipelago

Batu Kataoka boasts clear waters and abundant marine life, including blacktip reef sharks. Suitable for both scuba and freediving, this site offers easy to moderate dives with impressive underwater landscapes.

Bulan terbaik untuk menyelam di Kepulauan Riau

Kepulauan Riau menawarkan kondisi menyelam yang baik sepanjang tahun, sehingga menjadi destinasi yang menarik bagi para penyelam. Suhu air umumnya berkisar antara 27°C-30°C/81°F-86°F, menyediakan lingkungan yang nyaman bagi penyelam pemula dan berpengalaman. Jarak pandang biasanya baik, berkisar antara 10-20 meter / 33-66 kaki, meskipun dapat bervariasi tergantung pada musim dan lokasi penyelaman tertentu.
Meskipun menyelam dapat dilakukan sepanjang tahun, kondisi terbaik biasanya ditemukan selama musim kemarau dari bulan Mei hingga September. Selama periode ini, laut yang lebih tenang dan curah hujan yang minim meningkatkan jarak pandang dan pengalaman menyelam secara keseluruhan. Namun, dari bulan November hingga awal Maret, wilayah ini mengalami musim timur laut, yang dapat membawa angin dan arus yang lebih kuat, mengurangi jarak pandang dan membuat penyelaman menjadi kurang menguntungkan. Merencanakan perjalanan di luar bulan-bulan ini dapat memastikan petualangan menyelam yang lebih menyenangkan.

Dive Centers