Jelajahi Batu Richelieu

Laut Andaman yang indah yang mengelilingi Pulau Similan dan Surin adalah destinasi menyelam kelas dunia di dekat provinsi Phang-nga ... Tempat ini berada di jantung lautan tropis Thailand yang kaya dan penuh dengan kehidupan laut yang beraneka ragam dengan berbagai ukuran. Daerah ini memiliki situs selam yang ikonik, termasuk Koh Tachai dan Koh Bon, tetapi yang paling terkenal adalah Richelieu Rock. Pernah disebut sebagai "magnet hiu paus" di masa lalu, situs menarik ini wajib dikunjungi oleh mereka yang sedang berburu ikan terbesar di lautan.

Arus dan gelombang laut dalam membawa air yang kaya nutrisi, sehingga memungkinkan terjadinya pertumbuhan plankton besar-besaran yang pada gilirannya menarik berbagai jenis ikan, dan tentu saja, pari manta dan hiu paus yang sangat dicintai. Pulau berbentuk tapal kuda ini memiliki lebih banyak hal yang ditawarkan, termasuk ikan hiu, berbagai macam ikan terumbu karang, karang keras dan lunak yang berwarna-warni, dan banyak aksi makhluk makro.

Karena ini adalah situs selam yang luas dengan kedalaman yang bervariasi dari 5-35 meter, anda dapat menyelam beberapa kali dan setiap penyelaman akan terasa seperti penyelaman yang berbeda. Hal ini ditambah dengan kehidupan lautnya yang subur membuatnya menjadi lokasi favorit untuk perjalanan sehari dan safari kapal.

Jika Anda tidak suka tinggal di atas kapal, jangan khawatir, karena pusat-pusat menyelam dan resor, terutama dari Khao Lak, juga menyediakan tur sehari ke daerah ini, meskipun perlu diketahui bahwa waktu tempuhnya cukup lama. Anda bahkan mungkin dapat menyelam di Richelieu Rock sebagai bagian dari kursus menyelam, tergantung kondisi laut.

Pintu masuk biasanya berada di sudut barat daya, dimana Anda akan melanjutkan menyusuri sisi timur atau cukup mengikuti kontur puncak. Titik ini dapat mengalami arus karena terpapar ke lautan terbuka, jadi mungkin lebih cocok untuk penyelam berpengalaman atau mereka yang berada di tingkat menengah. Direkomendasikan untuk memiliki sertifikasi perairan terbuka, dan operator selam biasanya lebih suka anda memiliki pengalaman menyelam dalam arus. Pastikan Anda memperhatikan Dive Guide Anda, tidak hanya karena kemungkinan arus, tetapi juga karena situs selam ini bisa sangat sibuk selama musim ramai, karena mengundang penyelam dari seluruh dunia. Untuk menghindari keramaian, cobalah menyelam di Richelieu Rock pagi-pagi sekali sebelum orang banyak tiba, atau di malam hari ketika mereka sudah berangkat.

Top Richelieu Rock Dive Sites

1. Richelieu Rock (Main Pinnacle)

This horseshoe-shaped pinnacle is famed for its rich biodiversity. Divers may encounter whale sharks, harlequin shrimp, seahorses, barracuda, and schools of snapper. It is an advanced scuba site with currents and deep drop-offs, and it lies within the Surin Islands Marine Park.

2. East Ridge (Richelieu Rock)

Located on the sheltered side of the rock, East Ridge offers colorful soft corals, cuttlefish, lionfish, and ghost pipefish. It is suitable for intermediate to advanced scuba divers. The site is known for calmer conditions and makes an excellent second dive.

3. West Wall (Richelieu Rock)

This steeper, deeper side of the rock features dramatic walls and swim-throughs, attracting trevally, moray eels, and the occasional manta ray. Due to depth and surge, it's best for advanced scuba divers looking for thrilling topography and pelagic species.

4. Surin Islands (Koh Torinla) – Freediving possible

Just north of Richelieu Rock, the Surin Islands offer easy scuba and freediving on healthy reefs with clownfish, reef sharks, and turtles. Protected within the national park, Koh Torinla features gentle slopes and excellent visibility, ideal for all levels.

5. Koh Tachai Pinnacle

Often included in liveaboard routes from Richelieu Rock, this site hosts leopard sharks, barracuda, and batfish. Strong currents and deep formations make it suitable for advanced scuba diving. The submerged boulder landscape creates dramatic underwater scenery.

Bulan terbaik untuk menyelam di Richelieu Rock

Area ini, termasuk Pulau Similan dan Suriin, hanya dapat diselami dari bulan Oktober hingga awal Mei, ketika cuaca dan kondisi laut sedang bagus-bagusnya. Ini juga merupakan musim ketika liveaboard berlimpah dan mudah ditemukan.

Februari hingga April adalah waktu terbaik untuk melihat hiu paus dan pari manta, meskipun Anda dapat melihatnya sepanjang tahun. Bulan Maret dan April dapat mengalami penurunan jarak pandang akibat mekarnya plankton, tetapi hal ini berpotensi menghasilkan lebih banyak ikan pelagis. Ini juga merupakan musim terkering, dengan langit yang lebih cerah dan laut yang lebih tenang, sehingga menjadi periode terbaik untuk menyelam di sini.

Jarak pandang biasanya baik, berkisar antara 15-35 meter sepanjang tahun, dan suhu air juga sama baiknya, berkisar antara 27°C-30°C, namun terkadang termoklin dapat menyebabkan suhu terendah 25°C.

Perlu diketahui bahwa lokasi penyelaman di area ini ditutup dari bulan Mei hingga awal Oktober karena laut yang lebih berombak pada musim hujan, jadi pastikan Anda berkunjung di luar waktu tersebut.