Koh Rong
Salah satu tempat menyelam terbaik di Kamboja, Koh Rong dan tetangganya, Koh Rong Samloem, sangat populer di kalangan penyelam.
Terletak di sepanjang pantai selatan Kamboja, Sihanoukville menawarkan pengalaman menyelam yang mempesona yang mudah diakses dan menggembirakan. Kota pantai yang semarak ini berfungsi sebagai pintu gerbang menuju pulau-pulau indah yang tersebar di Laut Andaman, di mana perairannya tenang dan jarak pandangnya luar biasa. Para penyelam tertarik ke wilayah ini karena kekayaan keanekaragaman hayati lautnya dan berbagai situs selam yang memenuhi semua tingkat keahlian. Mulai dari dinding berbatu dan jurang yang dramatis hingga terumbu karang yang menakjubkan dan Shipwrecks yang menarik, lanskap bawah lautnya sangat beragam dan menakjubkan.
Selama puncak musim menyelam, dari November hingga April, laut menjadi hidup dengan beragam kehidupan laut yang mempesona. Nantikan perjumpaan dengan taman karang warna-warni yang dipenuhi ikan tropis, dan sensasi melihat spesies yang lebih besar seperti barakuda, marlin, dan bahkan hiu paus yang megah. Bagi mereka yang mencari petualangan yang lebih terpencil, perjalanan dengan kapal pesiar ke pulau-pulau yang jarang dikunjungi akan menyingkap terumbu karang yang masih asli dan pemandangan unik seperti tempat penangkaran kuda laut. Baik Anda seorang pemula maupun penyelam berpengalaman, alam bawah laut Sihanoukville menjanjikan perjalanan tak terlupakan ke jantung samudra.
Sihanoukville, permata pantai di Kamboja, menawarkan beberapa lokasi penyelaman yang luar biasa. Salah satu tempat yang wajib dikunjungi adalah penyelaman bangkai kapal Koh Rong Samloem, tempat penyelam dapat menjelajahi terumbu karang buatan yang penuh dengan beragam kehidupan laut. Situs ini menawarkan sekilas pandang yang menarik ke dalam dunia bawah laut dan sangat cocok bagi mereka yang tertarik dengan petualangan bawah laut bersejarah.
Bagi penggemar penyelaman pantai, pantai-pantai di Sihanoukville menyediakan akses mudah ke taman karang yang semarak dan spesies ikan yang melimpah. Penyelaman malam hari menyingkap pemandangan bioluminescent yang menakjubkan dan perilaku laut nokturnal, menawarkan tontonan bawah laut yang unik. Meskipun penyelaman di pantai sudah tersedia, opsi liveaboard memungkinkan penyelam untuk mencapai lokasi yang lebih terpencil, memastikan pengalaman menyelam yang seimbang yang memenuhi berbagai preferensi.
Sihanoukville, yang terletak di pantai selatan Kamboja, menawarkan beragam kehidupan laut yang semarak kepada para penyelam. Perairan hangatnya dipenuhi dengan berbagai spesies ikan terumbu karang seperti butterflyfish, angelfish, dan clownfish. Penghuni warna-warni ini sering dijumpai di sekitar terumbu karang, memberikan pengalaman bawah laut yang indah. Sorotan musiman termasuk penampakan hiu karang sirip hitam sesekali, terutama selama bulan-bulan yang lebih dingin. Penyu hijau dan penyu sisik juga terlihat, terutama di sekitar pulau Koh Rong dan Koh Rong Samloem. Ikan pari, seperti pari pita berbintik biru, merupakan kejutan yang menyenangkan bagi para penyelam, sering terlihat di daerah berpasir yang berdekatan dengan terumbu karang. Meskipun perjumpaan dengan spesies yang lebih besar ini kurang dapat diprediksi, namun mereka menambah keseruan dalam perjalanan menyelam.
Penampakan Satwa Liar Berdasarkan Konten Buatan Pengguna
Sihanoukville menawarkan kesempatan menyelam sepanjang tahun dengan perairan tropis yang hangat. Suhu air biasanya berkisar antara 28°C hingga 30°C / 82°F hingga 86°F sepanjang tahun, sehingga memberikan kondisi yang nyaman bagi para penyelam. Jarak pandang umumnya bervariasi dari 5 hingga 15 meter/16 hingga 49 kaki, dengan kejernihan terbaik yang sering ditemukan selama musim kemarau.
Musim kemarau, dari November hingga April, menghadirkan laut yang lebih tenang dan jarak pandang yang lebih baik, ideal untuk menyelam. Sebaliknya, musim hujan, yang berlangsung dari bulan Mei hingga Oktober, membawa angin dan arus yang lebih kuat, yang dapat mengurangi jarak pandang dan meningkatkan gelombang. Terlepas dari perubahan ini, penyelaman tetap dapat dilakukan sepanjang tahun, meskipun musim hujan dianggap kurang menguntungkan karena kondisinya yang lebih kasar.