Ibel D’Orange (★4.9)
5 Menit dengan kapal dari pulau Tinabo Besar Taman Nasional Taka Bonerate Selayar, puncak, masuk 18 meter, kedalaman maksimal 32 meter. karang lunak dan karang keras
Menyelam di Sulawesi Selatan menawarkan petualangan bawah laut luar biasa yang memikat para penyelam dengan keanekaragaman hayati laut yang hidup dan lokasi penyelaman yang menakjubkan. Wilayah ini terkenal dengan terumbu karangnya yang masih asli, dinding yang dramatis, dan atol yang indah yang penuh dengan kehidupan. Penyelaman khas di sini akan menyingkap kaleidoskop warna-warni saat kawanan ikan melesat di taman terumbu karang, sementara penyu dan hiu terumbu karang yang anggun meluncur dengan mudah. Penyelam juga dapat menjelajahi lokasi bangkai kapal yang menarik yang berfungsi sebagai terumbu karang buatan, yang menjadi tempat berlindung bagi spesies laut yang tak terhitung jumlahnya.
Salah satu daya tarik menyelam di Sulawesi Selatan adalah beragamnya lingkungan menyelam yang dapat diakses oleh penggemar dari semua tingkatan. Apakah Anda lebih suka kenyamanan menyelam di pantai atau kegembiraan menjelajahi perairan yang lebih dalam dengan perahu atau kapal, ada banyak pilihan. Arus musiman membawa nutrisi yang kaya yang menarik spesies pelagis besar, membuat bulan-bulan tertentu ideal untuk melihat pari manta dan hiu paus. Perairan yang hangat dan jernih serta operator selam lokal yang ramah membuat Sulawesi Selatan menjadi destinasi yang tak terlupakan bagi para penyelam yang ingin bersantai dan berpetualang.
Sulawesi Selatan menawarkan pengalaman menyelam yang semarak dengan beragam lokasi penyelaman. Kepulauan Tukang Besi, yang terkenal dengan perairannya yang jernih, menawarkan penyelaman bangkai kapal yang memukau seperti bangkai kapal Perang Dunia II di dekat Wakatobi. Penyelaman pantai juga tak kalah menawan, terutama di dekat Pantai Bira, di mana penyelam dapat menemukan pari manta yang megah dan taman karang yang semarak hanya beberapa meter dari pantai.
Bagi mereka yang mencari pengalaman unik, penyelaman malam hari dapat mengungkap perilaku nokturnal kehidupan laut, seperti tontonan memukau plankton bioluminescent. Sulawesi Selatan mengakomodasi penyelaman pantai dan liveaboard, memberikan fleksibilitas bagi para penyelam. Liveaboard menawarkan akses luas ke lokasi penyelaman terpencil, sementara penyelaman pantai memungkinkan penjelajahan yang mudah dan hemat untuk menjelajahi dunia bawah laut yang kaya.
Sulawesi Selatan adalah surga bagi para penggemar bahari, yang menawarkan permadani kehidupan bawah laut yang kaya. Terumbu karang di kawasan ini dipenuhi dengan ikan karang yang hidup seperti angelfish, clownfish, dan butterflyfish, yang menyajikan pemandangan penuh warna yang memikat para penyelam sepanjang tahun. Selain itu, ikan kakatua dan ikan pemicu menambah keanekaragaman taman karang ini, membuat setiap penyelaman menjadi tontonan yang semarak. Sorotan musiman termasuk pertemuan mendebarkan dengan spesies laut yang lebih besar. Dari bulan April hingga November, para penyelam dapat menyaksikan keanggunan pari manta yang meluncur dengan anggun. Penyu, terutama penyu hijau dan penyu sisik, sering terlihat di perairan ini dan merupakan pemandangan yang umum, terutama di sekitar Taman Nasional Taka Bonerate. Hiu, termasuk hiu terumbu karang sirip hitam dan sirip putih, kadang-kadang terlihat, menambah aspek yang menggembirakan untuk pengalaman menyelam di wilayah yang kaya akan keanekaragaman hayati ini.
Penampakan Satwa Liar Berdasarkan Konten Buatan Pengguna
Sulawesi Selatan menawarkan kesempatan menyelam sepanjang tahun, dengan kondisi yang umumnya menguntungkan di banyak situs selamnya. Suhu air berkisar antara 27°C hingga 30°C / 81°F hingga 86°F, memastikan penyelaman yang nyaman sepanjang tahun. Jarak pandang biasanya sangat baik, berkisar antara 15 hingga 30 meter / 49 hingga 98 kaki, memungkinkan penyelam untuk menikmati kehidupan laut yang semarak dan terumbu karang yang menakjubkan dengan mudah. Wilayah ini mengalami musim hujan dari bulan November hingga April, yang dapat membawa angin kencang dan badai sesekali, yang berpotensi mempengaruhi kondisi penyelaman. Namun, perairan yang jernih dan ekosistem laut yang beragam membuat Sulawesi Selatan menjadi destinasi yang menarik bagi para penyelam bahkan selama bulan-bulan ini. Waktu terbaik untuk menyelam umumnya dari Mei hingga Oktober ketika cuaca lebih stabil, menawarkan laut yang tenang dan arus yang minimal.