Tufi
Jelajahi Wilayah SelatanWilayah Selatan Papua Nugini (PNG) adalah wilayah yang memiliki berbagai des
Wilayah Selatan Papua Nugini (PNG) adalah wilayah yang memiliki berbagai destinasi menyelam yang berbeda hingga beberapa yang terbaik yang ditawarkan perairan yang jernih dan hangat ini. Destinasi utama dari mana penyelam dapat mengakses banyak lokasi penyelaman yang memikat ini adalah Pulau Loloata yang dapat diakses dari Port Moresby, Tufi, Milne Bay, Pulau Fergusson, dan Pulau Normanby. Kesamaan dari semua destinasi ini adalah beragam jenis penyelaman yang dapat dilakukan, semuanya dalam kondisi air hangat dengan suhu berkisar antara 22°C dan 31°C, dan suhu air berkisar antara 27°C dan 29°C. Penyelam dapat menyelam di sini sepanjang tahun. Jarak pandang di sini di atas rata-rata dengan sering mencapai 30 meter ke atas. Menyelam di sini dapat dilakukan dengan menghubungi beberapa pusat menyelam dan Resor setempat, yang sering kali akan membawa penyelam dengan perahu wisata sehari. Pilihan lain untuk menyelam di sini adalah dengan menaiki kapal. Jenis penyelaman yang dapat dilakukan di sini termasuk menyelam di dalam dan di sekitar berbagai macam bangkai kapal, kumpulan dinding karang yang mendebarkan dan curam yang menjorok ke dalam lautan biru, dangkal, dan terumbu karang yang penuh dengan kehidupan laut dalam berbagai bentuk dan ukuran. Beberapa spesies laut yang sangat menarik bagi para penyelam termasuk Kuda Laut Kerdil yang kecil dan menakjubkan, Penyu yang anggun, berbagai spesies hiu terumbu karang dan pari. Menyelam di wilayah ini akan memberikan petualangan yang hangat, tenang, namun mendebarkan bagi para penyelam.
Menyelam di Wilayah Selatan Papua Nugini menawarkan serangkaian pengalaman bawah laut yang menarik. Wilayah ini terkenal dengan terumbu karang yang semarak dan kehidupan laut yang beragam. Sorotan utama adalah bangkai kapal "Black Jack", pesawat pengebom B-17 yang berada di kedalaman 45 meter, yang dapat diakses oleh penyelam berpengalaman. Situs ini dikenal dengan nilai historisnya dan suasana menakutkan yang diberikannya.
Penyelaman di pantai juga tak kalah menariknya, dengan lokasi seperti "Bootless Bay" yang menawarkan akses mudah ke taman karang berwarna-warni yang penuh dengan kehidupan. Yang unik di daerah ini adalah perilaku nokturnal makhluk laut, yang menyediakan penyelaman malam yang mendebarkan. Wisatawan selam dapat menikmati perpaduan antara opsi pantai dan liveaboard, memungkinkan penjelajahan lokasi penyelaman yang terpencil dan masih asli, jauh dari keramaian.
Wilayah Selatan Papua Nugini terkenal dengan kehidupan lautnya yang semarak, menawarkan beragam spesies yang menarik untuk diamati oleh para penyelam. Ikan terumbu karang yang umum dijumpai adalah ikan badut warna-warni, ikan kupu-kupu, dan ikan kakatua, yang sering terlihat melesat di antara formasi karang. Angelfish dan damselfish juga menghuni perairan ini, menambah kaleidoskop warna-warni bawah laut.
Daya tarik musiman di kawasan ini meliputi penampakan penyu hijau dan berbagai spesies pari. Selama waktu-waktu tertentu dalam setahun, terutama pada musim hujan, para penyelam dapat menjumpai penyu hijau dan penyu sisik di sepanjang terumbu karang dangkal. Pari manta sesekali muncul, meluncur dengan anggun di dalam air, biasanya terlihat di daerah yang lebih dalam atau di dekat stasiun pembersihan. Hiu, seperti hiu terumbu karang dan hiu sirip putih, juga ada tetapi cenderung lebih sulit ditangkap, terlihat terutama selama bulan-bulan yang lebih dingin ketika suhu air sedikit turun.
Penampakan Satwa Liar Berdasarkan Konten Buatan Pengguna
Wilayah Selatan Papua Nugini menawarkan kondisi menyelam yang luar biasa sepanjang tahun, dengan variasi musiman yang harus dipertimbangkan oleh para penyelam. Suhu air umumnya berkisar antara 26°C hingga 29°C, memberikan kondisi yang nyaman sepanjang tahun. Jarak pandang biasanya sangat baik, sering kali melebihi 30 meter, berkat perairan yang bersih dan jernih di kawasan ini.
Penyelaman dapat dilakukan sepanjang tahun, tetapi kondisi terbaik biasanya terjadi pada bulan Mei hingga November, saat angin pasat tenggara bertiup dengan lembut, sehingga meminimalkan gelombang dan arus permukaan. Selama musim hujan, dari Desember hingga April, penyelam mungkin mengalami angin dan arus yang lebih kuat, yang dapat memengaruhi jarak pandang dan akses ke lokasi penyelaman tertentu. Terlepas dari variasi ini, Wilayah Selatan tetap menjadi destinasi utama bagi penyelam yang mencari kehidupan laut yang beragam dan terumbu karang yang hidup.