Kota Rio de Janeiro
Pulau-pulau samudra di Rio de Janeiro merupakan lokasi yang sempurna bagi para penyelam untuk mengamati dan memotret berbagai spesies ikan.
Kesempatan menyelam di negara bagian Rio de Janeiro mencakup semua pangkalan. Lokasi penyelaman di perairan pesisir Rio de Janeiro menawarkan penyelaman terumbu karang, penyelaman bangkai kapal, Cave Diving, dan penyelaman dalam.
Menyelam di Armação dos Búzios ditujukan bagi penyelam pemula dan mahir, dengan kehidupan laut yang penuh warna dan terumbu karang yang ditawarkannya. Arraial do Cabo memiliki 40 lokasi penyelaman yang terdiri dari kapal karam, gua, dan terumbu karang yang juga memenuhi kebutuhan berbagai tingkat keahlian. Arus pasang di perairan yang lebih dalam, lebih dingin, dan lebih kaya nutrisi di lepas pantai Arraial do Cabo menghasilkan kehidupan laut yang unik yang tidak ditemukan di perairan pesisir Brasil lainnya.
Daerah dekat Angra dos Reis memiliki 365 pulau yang memiliki beberapa lokasi penyelaman yang sangat baik, termasuk kapal karam yang tak terhitung jumlahnya. Perairannya tenang dan jernih, dan dapat diselami sepanjang tahun. Situs-situs selam di Paraty sangat ideal untuk penyelam pemula karena airnya yang hangat dan kondisinya yang tenang. Ilha Grande, yang berada di lepas pantai Paraty, adalah situs UNESCO dan rumah bagi kombinasi fauna laut yang menarik.
Negara Bagian Rio de Janeiro memiliki lokasi penyelaman luar biasa yang melayani para penggemar pantai dan kapal pesiar. Arraial do Cabo adalah surga bagi para penyelam, yang terkenal dengan perairannya yang jernih dan keanekaragaman hayati lautnya yang kaya. Lokasi penyelaman pantai yang populer termasuk Praia do Forno, di mana terumbu karang yang semarak dan kawanan ikan tropis menawarkan pengalaman bawah laut yang tak terlupakan. Penyelaman malam hari di sini memberikan kesempatan unik untuk menyaksikan kehidupan laut malam hari beraksi.
Untuk Wreck Diving, Angra dos Reis menampilkan Pinguino, kapal kargo karam yang menarik berbagai spesies laut, menjadikannya penjelajahan yang mendebarkan bagi para penggemar bangkai kapal. Ilha Grande, tempat menarik lainnya, menawarkan pilihan menyelam dari pantai dan Boat Diving, dengan titik-titik penyelaman seperti Gruta do Acaiá yang menyediakan pemandangan bawah laut yang dramatis. Pemandangan menyelam di Rio de Janeiro memiliki keseimbangan yang sempurna, menawarkan kesempatan bagi penyelam dari semua preferensi untuk menjelajahi keajaiban akuatiknya.
Perairan pesisir Negara Bagian Rio de Janeiro memiliki keanekaragaman kehidupan laut yang kaya, yang menarik para penyelam dari seluruh dunia. Di antara terumbu karang yang semarak, perenang snorkel dan penyelam biasanya menemukan spesies seperti ikan kakatua, ikan bidadari, dan ikan kupu-kupu. Formasi karang yang berwarna-warni memberikan latar belakang yang indah bagi penghuni terumbu karang yang khas ini, menjadikannya pemandangan yang sering terlihat bagi mereka yang menjelajahi lanskap bawah laut. Sorotan musiman termasuk kesempatan untuk melihat makhluk laut yang lebih besar. Tergantung pada waktu dalam setahun, penyelam dapat melihat penyu hijau yang meluncur dengan anggun di perairan ini, terutama selama musim bertelur. Ikan pari, termasuk pari elang tutul yang mengesankan, sering terlihat berlayar di sepanjang hamparan pasir di dekat terumbu karang. Selain itu, penampakan hiu, seperti hiu perawat atau hiu martil, cenderung meningkat selama bulan-bulan hangat, menawarkan pengalaman yang menggembirakan bagi mereka yang cukup beruntung untuk menjumpainya. Kemungkinan untuk menyaksikan sorotan musiman ini meningkat di kawasan laut yang dilindungi, yang dikenal dengan keanekaragaman hayati dan upaya konservasinya yang kaya.
Penampakan Satwa Liar Berdasarkan Konten Buatan Pengguna
Negara Bagian Rio de Janeiro menawarkan kondisi menyelam yang beragam sepanjang tahun, tetapi kondisi tersebut bervariasi sesuai musim. Dari bulan Desember hingga Maret, bulan-bulan musim panas, suhu air berkisar antara 24°C-28°C/75°F-82°F. Selama bulan-bulan ini, jarak pandang dapat berkisar antara 5 hingga 15 meter/16 hingga 49 kaki. Namun, musim panas juga membawa angin pasat tenggara, yang terkadang dapat memengaruhi kondisi penyelaman.
Pada bulan-bulan musim dingin, dari Juni hingga September, suhu air turun hingga 20°C-23°C/68°F-73°F. Jarak pandang dapat sedikit membaik karena laut yang lebih tenang, seringkali mencapai 10 hingga 20 meter / 33 hingga 66 kaki. Menyelam dapat dilakukan sepanjang tahun, tetapi periode peralihan musim semi dan musim gugur, yang ditandai dengan cuaca yang lebih sejuk dan angin yang lebih sedikit, sangat disukai oleh para penyelam. Berhati-hatilah selama musim hujan, karena limpasan air dapat mengurangi jarak pandang.