Tikehau
Jelajahi Kepulauan TuamotuKepulauan Tuamotu adalah kumpulan lebih dari 80 atol yang bersama-sama mem
Kepulauan Tuamotu adalah kumpulan lebih dari 80 atol yang bersama-sama membentuk kepulauan terbesar di dunia, dan terletak di Polinesia Prancis, di Samudra Pasifik Selatan. Beberapa atol/pulau utama yang merupakan pintu gerbang ke tempat menyelam terbaik di wilayah ini meliputi Rangiroa, Fakarava, Tikehau, Pulau Apataki, dan Pulau Kauehi. Kesamaan yang dimiliki semua destinasi ini adalah airnya yang jernih dan hangat, yang dipenuhi dengan kehidupan laut dengan kepadatan tinggi, yang pasti akan memikat hampir semua penyelam. Penyelam dari semua tingkatan dapat menikmati menyelam di sini karena lokasi penyelaman sebagian besar lebih dangkal dan kondisi airnya tenang.
Wilayah tropis ini dapat diakses sepanjang tahun. Suhu udara berkisar antara 23 dan 30 derajat Celcius. Untungnya, suhu air tidak turun di bawah 26 derajat Celcius dan rata-rata sekitar 29 derajat. Jarak pandang berkisar antara 10 dan 30 meter, terkadang mencapai lebih tinggi dari itu. Jarak pandang yang sangat baik ini sangat menguntungkan bagi para penyelam sehingga mereka dapat mengagumi keindahan alam bawah laut di sini. Spesies yang menghuni perairan ini termasuk Pari Manta yang megah, koleksi hiu terumbu karang yang mendebarkan, Penyu, Lumba-lumba, dan itu hanya sebagian kecil saja.
Agar penyelam dapat menikmati tempat-tempat ini, mereka dapat menyelam dengan pusat penyelaman lokal, Resor selam, atau klub penyelam lokal yang banyak terdapat di setiap atol/pulau, atau mereka dapat memilih untuk naik kapal dan melakukannya dengan cara itu. Menyelam di sini berarti menyelam ke dalam perairan surga tropis dengan kepadatan kehidupan laut tertinggi di dunia.
Kepulauan Tuamotu, surga bagi para penyelam di Polinesia Prancis, menawarkan beberapa pengalaman bawah laut paling spektakuler di dunia. Lokasi penyelaman terkenal seperti Rangiroa dan Fakarava terkenal dengan dinding karangnya yang hidup dan penyelaman drift yang mendebarkan melalui celah-celahnya. Di Fakarava, Cagar Biosfer UNESCO, penyelam dapat menyaksikan kawanan hiu terumbu karang abu-abu yang memukau di Garuae Pass, terutama saat bulan purnama saat mereka menunjukkan perilaku berburu yang unik di arus yang kuat.
Meskipun penyelaman dengan kapal menyediakan akses ke atol terpencil dan berbagai situs selam, penyelaman di pantai juga tidak kalah bermanfaatnya, dengan menawarkan kenyamanan dan kemudahan. Selain kehidupan laut yang menakjubkan, nusantara ini juga merupakan rumah bagi Wreck Diving yang terkenal, seperti "Nordby" di Fakarava, yang telah menjadi surga bagi berbagai spesies ikan. Baik menjelajahi kedalaman di siang hari maupun merasakan suasana menyelam malam yang mempesona, Kepulauan Tuamotu menjanjikan petualangan bawah laut yang tak terlupakan.
Kepulauan Tuamotu, surga bagi para penyelam, memiliki ekosistem laut yang hidup dan penuh dengan kehidupan. Para penyelam sering menjumpai beragam ikan terumbu karang, termasuk butterflyfish, triggerfish, dan ikan kakatua, yang tumbuh subur di tengah-tengah taman terumbu karang. Perairan ini merupakan rumah bagi spesies terkenal seperti ikan Napoleon wrasse dan ikan badut yang sulit ditangkap, dengan penampakan yang hampir selalu ada sepanjang tahun. Sorotan musiman meningkatkan pengalaman menyelam, dengan hiu terumbu karang abu-abu dan hiu sirip hitam yang sering terlihat berlayar di saluran. Pari elang dan pari manta menghiasi perairan ini, terutama pada bulan Juni hingga Oktober. Penyu hijau adalah pemandangan yang umum terlihat, sebagian besar di dekat lokasi peneluran dari bulan November hingga Februari. Kemungkinan untuk bertemu dengan makhluk-makhluk agung ini bervariasi, dengan laguna dan terumbu karang menjadi tempat utama untuk bertemu dengan beragam biota laut.
Penampakan Satwa Liar Berdasarkan Konten Buatan Pengguna
Kepulauan Tuamotu menawarkan kondisi menyelam yang sangat baik sepanjang tahun, dengan suhu air berkisar antara 26°C-29°C/79°F-84°F. Jarak pandang biasanya luar biasa, sering kali melebihi 30 meter / 98 kaki, terutama selama musim kemarau. Perairan kepulauan ini dipengaruhi oleh arus pasang surut, sehingga menyediakan lingkungan yang kaya nutrisi yang menarik beragam biota laut.
Penyelaman dapat dilakukan sepanjang tahun, tetapi penyelam mungkin akan menghadapi angin dan arus yang lebih kuat selama bulan-bulan musim dingin di Australia pada bulan Juni hingga Agustus. Periode ini mungkin kurang menguntungkan bagi mereka yang mencari kondisi yang lebih tenang. Namun, jarak pandang yang konsisten dan ekosistem bawah laut yang hidup membuat Kepulauan Tuamotu menjadi destinasi yang diinginkan oleh para penyelam setiap saat sepanjang tahun.