Lokasi penyelaman ini memiliki tempat khusus di 5 besar karena daya tarik dan keindahannya yang mempesona di wilayah ini. Di sini, Anda akan mengagumi koloni karang yang indah dan kawanan ikan yang semarak. Setelah berhenti di tempat yang aman, Anda bahkan dapat menjelajahi gua-gua bawah laut yang menawan. Meskipun arusnya terkadang bisa menjadi lebih deras, saya sering merekomendasikan untuk menyelam saat air surut. Saat memasuki air dari perahu, Anda akan menemukan kedalaman 5 meter yang tenang, menjadikannya tempat yang fantastis yang cocok untuk pemula dan memberikan rasa aman.
Seperti garis patahan, ada campuran karang keras dan lunak di atas batu monolitik. Kedalamannya berkisar antara 5-9 m, dan koloni ini membentang lebih dari 1 km dalam garis lurus, dengan lubang-lubang samping di sebelah monolit yang memungkinkan untuk berenang di beberapa area. Karang keras dan lunak hidup berdampingan, dan jenis lanskap ini jarang ditemukan di Jepang. Kadang-kadang pari, yang dapat tumbuh lebih dari 2 meter, dapat ditemukan bersembunyi di lubang samping. Pemandangan di daerah dangkal di mana cahaya bersinar sangat indah.
Berenanglah di tengah perairan ke ujung dengan punggung karang di sebelah kanan Anda, dan Anda mungkin akan melihat sekumpulan besar hiu tanduk Jepang turun dari atas. Ikan pari dan penyu besar hidup di perairan sekitar, jadi Anda mungkin cukup beruntung untuk melihatnya. Setelah menunggu kawanan hiu di ujung, Anda akan melihat lereng yang landai dengan hamparan karang lunak, yang secara bertahap semakin dangkal hingga Anda mencapai tempat pemberhentian pengaman setinggi 5 meter, tempat kibibinago (belut pasir) dan ikan-ikan lainnya berkumpul. Setelah pemberhentian aman, kita melintasi labirin alami yang dibuat oleh punggungan dan kembali ke perahu.
Ini adalah situs pertama di Kawasan Konservasi Perairan Taman Nasional, yaitu "Situs Taman Bunga #1". Ini adalah lokasi penyelaman khusus yang sulit untuk berlabuh dan dapat diselami dengan penyelaman melayang; mudah untuk menyelam dengan aman di kisaran dangkal 5m-12m, tetapi arusnya sering kali terlalu cepat, jadi pilihlah kondisi laut dan pergilah ke sana saat tidak ada masalah.
Kawasan Perlindungan Khusus Taman Nasional, situs 5, Lalat Hitam. Karena arusnya sering kali deras, kami sering memilih titik ini pada hari-hari ketika ombak tidak bergerak dan kondisi lautnya mendukung. Ini adalah titik istimewa dengan jumlah ikan yang sangat banyak, dan di seberang bebatuan di sebelah utara terdapat koloni karang keras dan di sebelah selatan terdapat koloni besar karang lunak dan ikan kambing nannyo. Ini adalah tempat di mana Anda dapat menikmati pemandangan lautan yang padat di area ini pada satu titik.
Lokasi penyelaman ini ditandai dengan gugusan karang lunak dan karang keras di kedalaman sekitar 20 meter. Ikan katak mencari perlindungan di dalam celah-celah karang, dan kadang-kadang, gerombolan ikan yang bermigrasi melewatinya. Meskipun beragam jenis ikan berkumpul di daerah ini, keberadaan arus yang kuat sering kali memerlukan pertimbangan yang cermat tentang kondisi penyelaman. Meskipun topan sebelumnya telah menyebabkan kerusakan signifikan pada karang keras, ada indikasi pemulihan pada tahun 2023, membuat situs ini semakin menarik bagi para penyelam.
Meskipun lokasi penyelaman ini mungkin tampak biasa saja di permukaan, di bawah permukaan airnya terdapat gua bawah air yang membentang sepanjang 25 meter dan lebar 10 meter. Gua ini tidak terlalu dalam, sehingga memungkinkan penyelam untuk bergerak perlahan dan mencari ikan pari besar dan hiu yang kadang-kadang beristirahat di dalamnya. Pintu keluar gua memancarkan cahaya biru, dan bagian atas gua dipenuhi oleh gerombolan ikan lentera dan kehidupan laut lainnya, menciptakan tampilan visual yang menakjubkan saat disinari cahaya. Bagi para penyelam, lokasi ini memiliki daya tarik tersendiri karena menawarkan kesempatan untuk menjelajahi gua dan menikmati pemandangan bawah laut yang menakjubkan.
Lereng selatan daerah ini telah terkikis secara signifikan oleh gelombang topan yang kuat, menghasilkan tebing-tebing dramatis yang mencapai ketinggian 30 meter, menawarkan lanskap yang dinamis dan memukau. Saat Anda menavigasi di sekitar formasi bebatuan, Anda akan menemukan jurang yang curam. Di antara kedalaman 25 hingga 35 meter, terdapat teras yang luas di sepanjang lereng selatan, menjadikannya lokasi yang ideal bagi para penggemar reruntuhan bawah laut dan topografi yang unik. Terkadang, ikan-ikan besar juga muncul di sini, menambah keseruan, jadi tetaplah waspada.
| Senin | 08:00 - 17:00 |
| Selasa | 08:00 - 17:00 |
| Rabu | 08:00 - 17:00 |
| Kamis | 08:00 - 17:00 |
| Jumat | 08:00 - 17:00 |
| Sabtu | 08:00 - 17:00 |
| Minggu | 08:00 - 17:00 |
| Senin | 08:00 - 17:00 |
| Selasa | 08:00 - 17:00 |
| Rabu | 08:00 - 17:00 |
| Kamis | 08:00 - 17:00 |
| Jumat | 08:00 - 17:00 |
| Sabtu | 08:00 - 17:00 |
| Minggu | 08:00 - 17:00 |