>

Hiu Bambu

Gambar yang ditampilkan adalah ilustrasi yang representatif dan tidak menggambarkan setiap hewan dalam kategori ini.

Jumlah total spesies: 12

Hiu berjalan-termasuk hiu bambu dan hiu lanjaman-termasuk dalam famili Hemiscylliidae, grup hiu kecil dan ramping yang ditemukan di sistem terumbu karang Indo-Pasifik tropis. Hiu luar biasa ini terkenal karena kemampuan uniknya untuk "berjalan" di dasar laut menggunakan sirip dada dan perut yang berotot, terutama melintasi dataran pasang surut, laguna dangkal, dan bahkan terumbu karang yang terbuka saat air laut surut. Sebagian besar hiu berjalan relatif kecil, biasanya tumbuh hingga sekitar 1 meter, tidak berbahaya, bergerak lambat, dan aktif di malam hari. Hiu lanjaman, khususnya, terkenal dengan bintik hitam besar di belakang fin dada-menyerupai tanda pangkat-dan kemampuannya untuk bertahan hidup dalam kondisi rendah oksigen, sehingga memungkinkannya untuk menjelajah ke dalam kolam air pasang yang tidak dapat dijangkau oleh hiu lain.

© Shutterstock-Kim_Briers

Hiu ini memakan krustasea, cacing, dan ikan terumbu karang kecil, berburu secara perlahan di atas pasir dan reruntuhan. Mereka sering terlihat oleh penyelam dan perenang snorkel pada malam hari atau saat menyelam dangkal di tempat-tempat seperti Papua Nugini, Indonesia, dan Australia bagian utara. Gerakannya yang aneh dan perilakunya yang berani membuat mereka menarik untuk diamati dari dekat. Meskipun tidak cepat atau ganas, hiu berjalan adalah contoh sempurna dari adaptasi evolusioner, yang tumbuh subur di beberapa lingkungan terumbu karang yang paling menantang. Bagi penyelam yang mencari pertemuan unik, perayap terumbu karang kecil ini menawarkan pengalaman hiu yang langka dan menawan.

Lokasi penyelaman dengan hewan ini