Jelajahi Berenice

Terletak di Mesir Selatan, hanya 100 km dari perbatasan Sudan, di pesisir Laut Merah, di Mesir, adalah Berenice. Lokasi terpencil ini dulunya merupakan salah satu pilihan utama untuk menyelam dengan kapal pesiar dan sekarang mulai berkembang menjadi destinasi menyelam yang lebih populer. Dikelilingi oleh kawasan lindung yang masih asli yang memungkinkan untuk melihat beberapa area menyelam yang paling tak tersentuh di dunia. Area menyelam ini masih dalam tahap pengembangan sehingga tidak ada banyak orang yang menyelam di sini dan orang-orang yang mengunjungi area ini memiliki pola pikir yang sama karena lokasinya yang terpencil; menghargai alam dan apa yang ditawarkannya, di atas atau di bawah air. Ada 47 lokasi penyelaman yang bisa dijelajahi di daerah ini.

Tempat untuk dijelajahi

Bulan terbaik untuk menyelam di Berenice

Jarak pandang yang sangat baik dan suhu air yang menyenangkan sepanjang tahun adalah apa yang ditawarkan Laut Merah kepada para penyelam. Tidak ada kondisi cuaca ekstrem di wilayah ini yang menyebabkan penyelaman terpengaruh. Suhu air terhangat adalah dari bulan Juni hingga September dengan rata-rata 27-28 derajat celcius. Suhu air terdingin hanya turun sekitar 20 derajat celsius yang berarti penyelaman yang menyenangkan sepanjang tahun; selama bulan-bulan terdingin penyelam masih bisa bertahan dengan suit panjang 5mm.

Jarak pandang selalu dalam kisaran 20-40 meter sehingga cukup untuk melihat dunia bawah laut yang spektakuler. Ada waktu-waktu tertentu dalam setahun dimana angin bertiup kencang, yang biasanya terjadi antara bulan Oktober dan April, sehingga hal ini dapat mempengaruhi perjalanan dengan kapal, tetapi hal ini tidak terlalu umum.

Dive Centers

Top Berenice Dive Sites

1. Sha’ab Sataya (Dolphin Reef)

Sha’ab Sataya is famous for its resident pods of spinner dolphins and vibrant coral gardens. It’s an easy dive for all levels and suitable for both scuba and freediving. With calm conditions and 30m+ visibility, it offers a serene encounter with dolphins, colorful reef fish, and occasional turtles.

2. Habili Radir

This isolated reef is rich with soft corals, anthias, jacks, and sometimes barracudas or grey reef sharks. Strong currents and depths over 30m make it an advanced scuba dive. The pinnacle structure and exposed location offer a thrilling drift dive with impressive pelagic sightings.

3. Sha’ab Claude

Sha’ab Claude features unique swim-throughs, arches, and light-filled coral corridors inhabited by butterflyfish, parrotfish, and moray eels. Suitable for easy to moderate-level scuba divers, this site provides a beautiful, maze-like underwater landscape ideal for exploration and photography.

4. Sataya South Wall

Located on the outer edge of the Sataya reef system, this wall dive descends past 40m and attracts tuna, barracudas, and sometimes oceanic whitetip sharks. It’s a technical-level scuba dive with potential for strong currents. The dramatic drop-off and remote location make it a top site for experienced divers.

5. Sha’ab Maksour

Sha’ab Maksour is a long, narrow reef with plateaus on both ends and vertical walls. It’s home to soft corals, fusiliers, and large pelagics like napoleon wrasse and reef sharks. Best for advanced scuba diving, it offers excellent visibility and dramatic underwater topography in a relatively undisturbed marine zone.